Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bangun Rusun Dekat Stasiun Tanjung Barat, 3 Menteri Turun Langsung ke Lapangan

Trio Hamdani , Jurnalis-Selasa, 15 Agustus 2017 |15:49 WIB
Bangun Rusun Dekat Stasiun Tanjung Barat, 3 Menteri Turun Langsung ke Lapangan
Foto: Trio/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Tiga menteri Kabinet Kerja Jokowi hari ini menghadiri acara groundbreaking pembangunan transit oriented development (TOD), Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Pembangunan ini merupakan salah satu upaya pemerintah mengurangi angka backlog perumahan sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan moda transportasi massal.

Adapun menteri yang melakukan peninjauan ke hunian vertikal yang nantinya bakal terintegrasi dengan angkutan Kereta Rel Listrik (KRL) Tanjung Barat itu, di antaranya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Selain itu hadir juga Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Hunian berkonsep TOD yang rencananya di dalamnya akan dibangun sebanyak 1.232 unit hunian, di atas lahan seluas 15,244 meter persegi dengan total 29 lantai. Groundbreaking itu turut pula dihadiri oleh pejabat-pejabat BUMN.

Baca Juga:

Pimpinan Badan Usaha Milik Negara yang hadir yakni Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro, Direktur Utama Perum Perumnas Bambang Triwibowo, Direkrut Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Suprajarto, Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri) Kartika Wirjoatmodjo, dan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Achmad Baiquni.

"lni merupakan wujud kerjasama sinergi BUMN untuk pengembangan kawasan yang terintegrasi dan inklusif berbasis TOD, terutama untuk ruang-ruang vertikal yang belum dimanfaatkan," kata Direktur Utama Perum Perumnas Bambang Triwibowo di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta, Selasa (15/8/2017).

Baca Juga:

Kata dia, target pembangunan rumah susun ini ialah masyarakat menengah bawah (MBR) dan masyarakat umum lainnya sebagai alternatif hunian yang lebih efisien, dengan komposisi untuk MBR adalah sebanyak 25%, meliputi hunian studio hingga tipe hunian dengan 2 kamar tidur.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement