Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dikritik DPR soal Pertumbuhan Ekonomi 2018 Terlalu Optimistis, Sri Mulyani: Tetap Realistis!

Lidya Julita Sembiring , Jurnalis-Kamis, 31 Agustus 2017 |13:19 WIB
Dikritik DPR soal Pertumbuhan Ekonomi 2018 Terlalu Optimistis, Sri Mulyani: Tetap Realistis!
Foto: Lidya Julita Sembiring/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan jawaban atas pandangan fraksi-fraksi mengenai target pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2018 yang diperkirakan mencapai 5,4% terlalu ambisius. Adapun pandangan disampaikan oleh 10 fraksi yang ada.

Untuk itu, Sri Mulyani mengatakan bahwa tantangan mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi tidaklah mudah, dengan situasi geopolitik keamanan dan perekonomian global yang masih tidak menentu. Pertumbuhan ekonomi harus terus didorong dan dijaga momentumnya, sehingga pergerakan sektor riil akan lebih kencang, lapangan kerja dapat makin banyak diciptakan, kemiskinan dapat diturunkan, dan kesenjangan dapat dikurangi.

Baca juga: Sri Mulyani Paparkan 3 Strategi Kebijakan Fiskal, dari Pengelolaan Utang hingga Maksimalkan Pajak

"Angka tersebut memang optimis namun tetap realistis," ungkap Sri Mulyani di Ruang Rapat Paripurna, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Menurutnya, berdasarkan capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif stabil dan cenderung menguat, target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2018 sebesar 5,4% tersebut akan secara maksimal diupayakan dicapai.

Sri Mulyani menilai dengan melihat pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan akan sebesar 3,6%dan rata-rata pertumbuhan di negara-negara berkembang 4,8% sebagaimana proyeksi IMF pada World Economic Outlook pada bulan Juli tahun 2017, maka lingkungan perekonomian global diharapkan mulai tumbuh dan terjaga risikonya sehingga pertumbuhan 5,4% ini realistis.

Baca juga: Usai Dampingi Jokowi, Menkeu Sri Mulyani dan Menteri Bambang ke Paripurna DPR Bahas RAPBN 2018

Selain itu, Sri Mulyani mengatakan Pemerintah akan mendorong dan memperkuat seluruh sumber pertumbuhan ekonomi, yaitu konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor, maupun belanja pemerintah yang lebih produktif dan efisien.

"Momentum perbaikan ini perlu sama-sama kita pertahankan dan kita tingkatkan untuk mewujudkan pertumbuhan yang lebih baik ke depan," tukasnya.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement