JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tengah membuka lowongan pekerjaan untuk posisi operator pada moda transportasi massal Light Rail Transit (LRT) yang saat ini tengah digarap oleh pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Adapun pencarian Sumber Daya Manusia (SDM) yang saat ini difokuskan oleh KAI yakni pada jabatan masinis dan sejumlah posisi lainnya. Total SDM yang tengah dijaring oleh KAI sampai dengan akhir tahun diperkirakan mencapai 550 orang.
"Tentu PT KAI harus mempersiapkan itu semua. Kita masih ada waktu untuk mempersiapkan (SDM)," kata Kepala Divisi LRT Ahmad Najib Tawangalun ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin (4/9/2017).
Baca Juga: Wih! CIMB Niaga Danai Proyek LRT Jabodebek Rp2 Triliun
SDM yang nantinya lolos dalam tahap rekrutmen, kata dia akan diberi pelatihan. Pelatihan ini diberikan mengingat LRT merupakan moda transportasi massal baru yang ada di Indonesia. Sehingga kemampuan SDM yang diperlukan untuk mengoperasikan LRT pun tergolong masih minim.
"Mulai dari rekrutmen sampai dengan rencana pelatihannya sudah semua (dimulai)," paparnya lebih lanjut.
Baca Juga: Proyek Pertama di Indonesia, Menko Luhut Minta Detailkan Aturan LRT Jabodebek
Adapun dari 550 SDM yang sedang dicari oleh PT KAI untuk mengoperasikan LRT 200 di antaranya untuk mengisi posisi masinis. Sisanya untuk operator lain. Namun dia belum menjelaskan secara rinci untuk posisi apa saja 350 SDM sisanya.
"Kurang lebih 200 orang kalau enggak salah (untuk masinis)," terangnya.
Dia menambahkan, lowongan tersebut sudah dibuka sejak Agustus, dalam perhelatan Job Fair yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo).
(Dani Jumadil Akhir)