Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BUMN Disuntik Modal Negara Tapi Masih Rugi, Menteri Rini Siap Ganti Direksi!

Feby Novalius , Jurnalis-Selasa, 12 September 2017 |19:40 WIB
BUMN Disuntik Modal Negara Tapi Masih Rugi, Menteri Rini Siap Ganti Direksi!
Ilustrasi: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat kinerja keuangan 41 perusahaan penerima Penyertaan Modal Negara (PMN) pada 2015-2016. Dari catatan itu, 75% BUMN penerima PMN membukukan laba bersih, namun ada 7 BUMN mengalami rugi.

Ke depan, Menteri BUMN Rini Soemarno sudah menyampaikan kepada seluruh jajaran direksi perusahaan negara untuk meminimalisir kerugian. Bahkan jika bisa di tahun ini tidak ada lagi BUMN yang alami kerugian

Baca juga: Fakta! 47 BUMN yang Raih Suntikan Modal Negara, Ini yang Berhasil Catat Laba dan yang Terus Merugi

Menurut Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius, untung rugi perusahaan di dalam suatu bisnis tentu biasa. Namun harus bisa dibedakan mana perusahaan yang terus merugi dan memang sedang merugi dalam suatu hal.

Hal inilah uang akan dilihat oleh Kementerian BUMN seperti apa perform kinerja BUMN di tahun ini.

"Kalau tidak perform ya ganti orang. Tetapi kalau sakit, seperti Merpati kan harus dilihat gak gampang menjadi direksinya. Jadi itu harunya beda restruktusi dilakukan treatment,"ujarnya, di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Baca juga: "Disumbang" Negara Rp103 Triliun, BUMN Setor Dividen dan Pajak Rp1.795 Triliun

Sementara itu, Sekretaris Menteri BUMN Imam A Putro mengatakan, Menteri BUMN menegaskan 2017 ini tidak boleh atau seminimal mungkin BUMN mengalami kerugian. Untuk itu kinerja harus ditingkatkan, bergerak cepat supaya target bisa dicapai.

"Jalannya jangan kaya kura-kura, kalau begitu minggir saja. Karena di tahun ini tidak boleh ada yang rugi,"terangnya.

Sebagai informasi, dari catatan BUMN pada 2015-2016, ada 22 BUMN setelah menerima PMN laba bersihnya naik (53,66%), 9 BUMN laba bersihnya turun (21,95%), rugi bersih ada 3 BUMN (7,32%), dan rugi bersih bertambah ada 7 BUMN (17,07%).

Baca juga: 6 BUMN Masih Saja Rugi, Kementerian BUMN: Ada PMN, Tidak Serta Merta Ada Profit

Untuk yang tiga BUMN berhasil menurunkan rugi bersih itu ada, PT Krakatau Steel, PT SHS dan PT DKB. Laba bersih turunnya di 2015 Rp4,71 triliun kemudian turun menjadi Rp2,5 triliun di 2016.

Sementara itu, dari total alokasi PMN 2016 sebesar Rp41,8 triliun penggunaanya sampai saat ini baru mencapai 21% atau sekira Rp8,9 triliun.

(Rizkie Fauzian)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement