Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lahan 100.000 Ha Alami Kekeringan, Mentan: Sekarang Tinggal 3.000 Ha

Trio Hamdani , Jurnalis-Jum'at, 15 September 2017 |13:32 WIB
Lahan 100.000 Ha Alami Kekeringan, Mentan: Sekarang Tinggal 3.000 Ha
Foto: Trio/Okezone
A
A
A

"Iya, ribuan embung kita bangun jadi dampaknya terasa sekarang. Enggak ada bunyi kan kekeringan kaya dulu. Itulah yang disyukuri. Yang paling penting sekarang tinggal masa kritis untuk tanam tinggal 2 minggu kan Juli-Agustus-September karena pacekliknya jatuhnya November-Desember-Januari," lanjutnya.

Amran juga belum menerima laporan adanya gagal panen yang diakibatkan oleh kekeringan. Sejalan dengan itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), kata Amran memberikan laporan yang positif bahwa ketersediaan air masih aman. Ditambah curah hujan yang mulai intens.

Baca Juga: Pangan Jadi 'Panglima', Jokowi: Tanpa Logistik Negara Akan Mudah Dikalahkan

"Sekarang ini sudah hujan di Medan, Sumatera Utara sudah hujan, Kalimantan, Riau sudah hujan. Nah, masuk Oktober tinggal 2 minggu, sudah masuk hujan enggak masalah. Itu lah gunanya kalau kita persiapan secara sistematik dari jauh hari," tandasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement