JAKARTA - Perum Perumnas resmi membangun empat tower apartemen berkonsep Transit Oriented Development (TOD) di Stasiun Pondok Cina. Untuk tipe rusunami, apartemen ini memiliki tipe minimal hunian yaitu 3:32 meter persegi dengan satu kamar tidur.
Apartemen ini dijual dengan harga Rp 7 juta per meter persegi. Artinya untuk tipe 32 meter persegi , apartemen ini dijual dengan harga Rp 224 juta.
Baca juga: Tipe Studio, Rusunami Stasiun Pondok Cina Dibanderol Rp224 Juta
Direktur Pemasaran Perumnas Muhammad Nawir mengatakan masyarakat yang berminat bisa segera datang langsung ke stand perumnas yang berada di Stasiun Pondok Cina Depok. Ketika mendaftar, masyarakat diminta untuk membawa KTP dan uang sebesar Rp1 juta untuk membayar Nomor Urut Pemesanan (NUP).
"Untuk saat ini bisa pesan langsung di Stasiun Pondok Cina Depok dengan bawa uang Rp 1 juta dan fotocopy KTP. Bagi yang belum memiliki KTP bisa menggunakan surat Keterangan dari Dinas Kependudukan," ujarnya saat ditemui di Stasiun Pondok Cina, Depok, Senin (2/10/2017).
Baca juga: Keren! Rusunami Stasiun Pondok Cina Depok Mulai Dibangun, Minat?
Nantinya lanjut Nawir, di sana masyarakat akan diminta menuliskan data pribadi. Seperti nomor KTP, alamat, nomor telefon dan email.
Setelah mengisi, masyarakat harus menunggu antrean untuk membayar NUP kepada petugas yang ada di sana. Setelah dipanggil, masyarakat langsung serahkan uang Rp 1 juta kepada petugas yang ada di sana.
Baca juga: Rusun Tanjung Barat Dibangun, Setelah Itu Stasiun Mana Lagi?
"Pertama daftar dengan menyertakan KTP Asli atau Fotocopy. Isi nama alamat nomor telfon, alamat email , sesuai identitas. Siapkan Uang Rp 1 juta untuk membayar Nomor Urut Pemesanan (NUP). Kemudian bayarkan uang anda kepada petugas yang ada di stand tersebut," jelas Nawir.
"Setelah itu anda harus menunggu untuk nantinya dihubungi oleh pihak perumnas guna konfirmasi pembelian," imbuhnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.