JAKARTA - PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) akhirnya tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi emiten ke 23 di tahun 2017 dan emiten ke 557 yang tercatat di pasar modal. Pada penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya 300 juta saham atau setara dengan 20,69%.
Direktur Utama Trisula Textile Industries Karsongno Wongso Djaja mernaparkan, dari dana hasil IPO sebesar Rp45 miliar itu, sebesar 71% akan digunakan untuk membeli mesin-mesin guna rnendukung proses produksi Perseroan. Sedangkan sisanya 29%, dana akan dialokasikan untuk modal kerja guna mendukung operasional perusahaan.
"Fashion saat ini sangat cepat dan variatif. Kebutuhan uniform dari pemerintah dan swasta saat ini mendorong kebutuhan tekstil yang inovatif, sehingga membuat industri tekstil menjanjikan dan selalu berkembang," ujarnya di Gedung BEI, Selasa (3/10/2017).
Baca Juga: Debut di Bursa, Saham Pemilik Bellini Naik 7,33%
Sekadar informasi, perseroan juga memberikan alokasi saham kepada karyawan atau employee stock allocation (ESA) sebesar 0,38% dari jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran umum atau 1,15 juta saham.
Setelah penawaran umum dan ESA, pemegang saham utama perseroan menjadi sebagai berikut, PT Inti Nusa Damai memiliki saham sebanyak 78,52% dari sebelumnya 99%, PT Trisula lnsan Tiara memiliki 0,79% saham dari sebelumnya 1%, sedangkan karyawan memiliki 0,08% saham dan masyarakat atau publik 20,61% saham.
Pada penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya 300 juta saham atau setara dengan 20,69% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan. Perseroan menawarkan saham di harga Rp140-Rp150 per saham ke pasar. Dengan demikian perseroan menargetkan raihan dana Rp42-Rp45 miliar dari IPO.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi yang terdiri dari PT Lotus Andalan Sekuritas, PT Artha Sekuritas Indonesia, PT Erdikha Elit Sekuritas, PT KGI Sekuritas Indonesia, PT NH Korindo Sekuritas Indonesia, PT Panin Sekuritas Tbk, dan PT Profindo Sekuritas Indonesia.
Hingga akhir 2016, aset Trisula Textile sebesar Rp414 miliar atau bertumbuh 7% (yoy). Sedangkan, pendapatan per akhir Maret 2017 mencapai Rp111,35 miliar yang terbagi atas penjualan lokal sebesar Rp104,36 miliar dan ekspor Rp6,99 miliar.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.