Share

Mantap! 13 Pelabuhan di Indonesia Sudah Terapkan Sistem Online

ant, Jurnalis · Rabu 04 Oktober 2017 08:44 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 04 320 1788313 mantap-13-pelabuhan-di-indonesia-sudah-terapkan-sistem-online-NuZZPzosG7.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Layanan kapal dan barang berbasis internet (inaportnet) semakin bertambah, kali ini Pelabuhan Pontianak, Palembang dan Teluk Bayur yang mulai menerapkan sistem tersebut.

Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (4/10/2017), sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo bahwa Indonesia sebagai negara maritim harus memiliki sistem pelayaran yang efisien.

Untuk mendukung hal tersebut, penerapan inaportnet sangat penting dilakukan dengan konsisten guna meningkatkan pelayanan kapal di pelabuhan agar dapat berjalan cepat, terpercaya, transparan, dan terstandar serta biaya yang minimal.

"Dengan begitu dapat meningkatkan daya saing pelabuhan di Indonesia," katanya.

Hingga saat ini sudah ada 13 pelabuhan yang telah melakukan go live dari total 16 pelabuhan yang ditargetkan untuk go live seluruhnya di akhir 2017.

Adapun, tiga pelabuhan tersisa yang ditargetkan untuk go live di 2017 berikutnya adalah Pelabuhan Sorong, Banten dan Gresik.

Penerapan inaportnet di pelabuhan, lanjut Sugihardjo, menjadi Quick Win Kementerian Perhubungan yang harus diterapkan pada 16 pelabuhan di Indonesia.

"Inaportnet merupakan salah satu program Quick Win Kementerian Perhubungan, yang harus didukung bersama penerapannya di pelabuhan-pelabuhan di Indonesia yang telah ditunjuk dan tertuang dalam Peraturan Menteri perhubungan Nomor PM 157 Tahun 2015 tentang Penerapan Inaportnet untuk Pelayanan Kapal dan Barang di Pelabuhan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 192 Tahun 2015," katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Laut Bay M Hasani menyebutkan bahwa beberapa sistem pendukung pelaksanaan Inaportnet yang sudah berjalan, yaitu sistem informasi lalu lintas dan angkutan laut (SIMLALA), sistem kapal online, aplikasi sertifikasi pelaut, sistem informasi kepelabuhanan, dan sistem yang ada pada Badan Usaha Pelabuhan (BUP).

"Ini akan dapat berjalan bila sistem pendukungnya andal dan terintegrasi dengan baik. Di samping itu perlu sinergi yang baik di antara seluruh pemangku kepentingan," katanya.

Inaportnet merupakan sistem informasi layanan tunggal secara elektronik berbasis internet untuk mengintegrasikan sistem informasi kepelabuhanan yang standar dalam melayani kapal dan barang dari seluruh instansi terkait atau pemangku kepentingan di pelabuhan (termasuk sistem layanan Badan Usaha Pelabuhan).

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini