Sayangnya, barang-barang yang didistribusikan ke kawasan Timur Indonesia biasanya akan kosong ketika transportasi yang mendistribusikan barang kembali ke kawasan sentral. Artinya, kegiatan logistik belum berlangsung dua arah. Masyarakat timur baru bisa menerima kebutuhan logistik sementara mereka belum bisa mengirim balik.
Baca Juga: Simak! Menhub Dorong Swasta Garap Tol Laut secara Berkelanjutan
Oleh karenanya, seluruh stakeholder mesti lebih giat mencarikan solusi terkait masalah tersebut. Tujuannya dari tol udara hingga tol laut bukan semata untuk mengurangi disparitas harga dan memastikan bahwa harga-harga bahan pokok ini stabil di sana.
"Tapi bagaimana kita mengkreasi mendorong, memberi kesempatan bagi sodara-sodara kita untuk mengisi flight, ship itu kembali ke barat dengan suatu angkutan yang memadai. Satu PR yang tidak ringan," tandasnya.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.