Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gantikan Menteri Rini, Menperin Dicecar soal Penjualan BUMN

Ulfa Arieza , Jurnalis-Selasa, 10 Oktober 2017 |18:30 WIB
Gantikan Menteri Rini, Menperin Dicecar soal Penjualan BUMN
Foto (Ulfa/Okezone)
A
A
A

Baca juga: Bantah Keluhan Kadin, BUMN Berikan Kebebasan Kerjasama dengan Swasta

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu Presiden Jokowi sempat menceritakan, di dalam rapat paripurna bersama seluruh menteri Kabinet Kerja sudah disampaikan bahwa jumlah BUMN beserta anak usahanya telalu banyak. Jumlah BUMN ada 118 dengan anak usaha hingga cicit mencapai 800 perusahaan.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi mengimbau perusahaaan terafiliasi daripada BUMN tersebut untuk menjual atau menggabungkan anak perusahaan BUMN.

" Tapi yang buat anak dan cicit bukan saya, kan sudah ada dari dulu. Kenapa baru ngomong sekarang, jangan-jangan ada yang mau main politik. Saya perintahkan sudahlah 800 itu di merger atau dijual, ngapain BUMN urus katering dan urus baju," ujarnya dalam penutupan Rakornas Kadin 2017, Selasa 3 September 2017.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement