Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sebelum Beli Saham Freeport, Begini Perkembangan Holding BUMN Tambang

Ulfa Arieza , Jurnalis-Selasa, 10 Oktober 2017 |21:21 WIB
Sebelum Beli Saham Freeport, Begini Perkembangan <i>Holding</i> BUMN Tambang
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Proses pembentukan perusahaan induk (holding) BUMN untuk migas dan tambang masih terus bergulir. Saat ini prosesnya telah memasuki tahapan harmonisasi antar Kementerian.

 Holding BUMN tambang disiapkan untuk membeli saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Holding BUMN tambang akan dipimpin PT Inalum, PT Aneka Tambang , PT Timah, dan PT Bukit Asam.

"RPP (Rancangan Peraturan Pemerintah) kan sudah diharmonisasi. Nah, kalau sudah di Presiden sudah selesai. Karena untuk bikin RPP perlu harmonisasi," kata Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis BUMN, Fajar Harry Sampoerno, saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (10/10/2017).

Baca Juga: Sah! Holding BUMN Tambang dan Migas Beres Tahun Ini

Fajar melanjutkan, surat pengantar juga telah diserahkan kepada Kementerian Keuangan. Apabila telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan maka surat tersebut akan dikirimkan ke Presiden untuk penandatanganan. Fajar menargetkan surat pengantar tersebut sudah sampai di tangan Presiden Joko Widodo pada Oktober mendatang.

"Diharapkan dikirimkan (surat pengantar) ke Presiden Oktober ini sudah selesai. Sudah kirim dan ditandatangani," ujarnya.

Selanjutnya, setelah surat pengantar ditandatangani oleh Presiden, Kementerian BUMN akan membuat AD/ART. Lalu, AD/ART ini akan mendapatkan penilaian dari Menteri Keuangan yaitu Sri Mulyani untuk menentukan nilai saham holding BUMN.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement