Sektor Retail Masih Stagnan, Okupansi Mal Tahun Depan Diramal Mulai Naik

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 11 Oktober 2017 17:34 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 11 470 1793469 sektor-retail-masih-stagnan-okupansi-mal-tahun-depan-diramal-mulai-naik-eQHZeiXYNe.jpg Foto: Giri Hartomo/Okezone

JAKARTA - Jones Lang LaSalle (JLL) Indonesia mengklaim kondisi sektor retail pada kuartal III tahun 2017 masih belum bergerak maju alias stagnan. Hal tersebut dibuktikan dengan tingkat occupancy mal di Jakarta yang masih sama dengan periode sebelumnya yakni 88,56%.

Meskipun begitu, Head of Research JLL Indonesia James Taylor mengatakan occupancy mall di Jakarta pada tahun depan akan mengalami peningkatan. Diprediksi pada tahun depan tepatnya 2018 tingkat occupancy mall di Jakarta akan meningkat 90%.

"Ada pasokan baru 60.000 meter persegi. Jadi diprediksi tahun depan akan meningkat menjadi 90%," ujarnya dalam acara property update, di Kantor JLL Indonesia, Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Baca juga: Catat! Sejumlah Retail Modern Tutup, Tidak Mengindikasi Daya Beli Menurun

Meskipun diprediksi occupancy akan meningkat lanjut James, harga sewa toko mal di Jakarta justru ccenderung stabil. Tercatat harga sewa pertokoan di mal untuk kategori middle low berada di angka Rp 200.000 per meter persegi per bulan.

Sementara untuk kategori middle berada di angka Rp 300.000 per meter persegi per bulan. Selanjutnya, untuk kategori mal kelas upper mengalami peningkatan menjadi Rp 700.000 meter persegi per bulannya.

"Harga sewa mall upper memang mengalami kenaikan terus sejak akhir tahun 2008 lalu, saat itu harga sewanya Rp 500.000 per meter persegi dalam satu bulan," jelasnya.

Baca juga: Waduh, Okupansi Mal di Jakarta Didominasi Sektor Makanan dan Minuman

Sebagai informasi, pasokan penyewaan ruang mal di Jakarta hingga akhir tahun diperkirakan akan mencapai 82.500 meter persegi. Jumlah ini turun 100.000 meter persegi dari tahun lalu.

Sementara serapan penyewaan tenant di mal Jakarta mencapai 20.100 meter persegi pada kuartal III 2017. Dengan pasokan yang mencapai 60.000 meter persegi

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini