Image

Metode Enhanced Oil Recovery Mampu Tingkatkan Produksi Minyak, DEN: Cuma Cost Mahal

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017, 16:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 12 320 1794128 metode-enhanced-oil-recovery-mampu-tingkatkan-produksi-minyak-den-cuma-cost-mahal-IKF0XHn146.jpg Foto: Feby Novalius/Okezone

JAKARTA - Pemerintah mendorong upaya peningkatan lifting minyak melalui Enhanced Oil Recovery (EOR). Metode ini digunakan untuk meningkatkan cadangan minyak pada suatu sumur dengan cara mengangkat volume minyak yang sebelumnya tidak dapat diproduksi.

Dewan Energi Nasional (DEN) menilai bahwa metode tersebut membutuhkan biaya teknologi yang mahal. Sekretaris Jenderal DEN Saleh Abdurrahman mengatakan, metode EOR merupakan salah satu opsi untuk meningkatkan produksi. Dalam menyusun Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) pada prinsipnya EOR mampu menaikan produksi.

"Prinsipnya itu dari rapat di RUEN kita mengatakan bahwa EOR ini potensi menaikan produksi, cuma kan cost nya mahal. Karena cost mahal ini lalu sekarang ini kan ada beberapa opsi seperti surfaktan, tapi ini kan belum tuntas," ujarnya di Gedung Heritage, Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Baca juga: Tak Cocok dengan Wilayah Indonesia, Enhanced Oil Recovery Bukan Cara Tingkatkan Produksi Minyak

Karena teknologi EOR mahal, kata Saleh, perusahaan harus efisien bagaimana menemukan cara terbaik untuk bisa biayai produksinya. Seperti yang disampaikan Menteri ESDM Ignasius Jonan supaya biaya produksi diminimalkan.

"Bagaiamana caranya itu kembali pada perusahaan dan dipresentasikan di SKK Migas untuk minta persetujuan. Pada tingkat harga minyak seperti ini gimana, apakah akan membebani cost recovery kaitannya dengan beban negara,"ujarnya.

Seperti Chevron yang menerapkan metode EOR pada Blok Rokan. Pada proses meningkatkan cadangan minyak pada suatu sumur tersebut ternyata berjalan baik.

 Baca juga: Rapor ESDM Selama Semester I, Berapa Produksi Migas Nasional?

"Saya pikir itu EOR di Chevron di Rokan sudah berjalan baik sudah bertahun-tahun dan kita negara dengan experience yang tinggi,"tuturnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini