Share

Kemahalan, Kementerian PUPR Diminta Kaji Ulang Tarif Tol Kualanamu-Seirampah

ant, Jurnalis · Senin 16 Oktober 2017 17:44 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 16 320 1796484 kemahalan-kementerian-pupr-diminta-kaji-ulang-tarif-tol-kualanamu-seirampah-X0lQ5shaza.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

MEDAN - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan PT Jasa Marga diminta mengkaji ulang tarif tol dari Bandara Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang menuju Seirampah, Kabupaten Serdang Bedagai.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Sumut Indra Alamsyah, di Medan, Senin, mengatakan tarif tol yang ditetapkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu dinilai terlalu mahal.

Ia mencontohkan tarif untuk kendaraan golongan 1 seperti sedan dan minibus dari Kualanamu menuju Sei Rampah yang mencapai Rp41 ribu meski hanya berjarak 42 km.

Kondisi itu berbeda jauh dengan tol di Pulau Jawa yang relatif murah, termasuk Tol Belmera dari Belawan hingga Tanjung Morawa yang berjarak 34 km dengan tarif hanya belasan ribu rupiah.

Pihaknya memahami jika volume kendaraan di tol Pulau Jawa lebih banyak, sehingga memberikan "break event point" (BEP) lebih besar.

Namun politisi Partai Golkar itu mengharapkan volume kendaraan yang minim tidak dijadikan alasan untuk meningkatkan tarif guna mempercepat BEP Tol Kualanamu-Seirampah.

Menurut dia, pembangunan dan operasional Tol Kualanamu-Seirampah itu memang bertujuan untuk memperlancar aktivitas masyarakat dan mengurang potensi kemacetan lalu lintas.

Namun jika tarifnya terlalu mahal, dikhawatirkan pengguna jalan enggan menggunakan jalur bebas hambatan yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo tersebut.

Kondisi itu akan menyebabkan masyarakat lebih memilih jalan umum, sehingga kemacetan yang sering terjadi akan terus berlangsung.

Pihaknya mengharapkan Kementerian PUPR dan Jasa Marga mengkaji ulang tarif tersebut agar tidak terlalu memberatkan pengguna jalan.

"Kami sangat berharap tarifnya dikaji ulang agar tidak memberatkan warga," ujar Indra.

Sebelumnya, melalui Keputusan Menteri PUPR 802/KPTS/M/2017 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, pemerintah menetapkan tarif tol menjadi lima golongan.

Penggolongan itu terdiri dari golongan I berupa kendaraan kecil seperti sedan, minibus, dan pick up; golongan II truk dengan dua gandar; golongan III truk dengan tiga gandar; golongan IV truk dengan empat gandar, dan golongan V truk dengan lima gandar.

Adapun tarif yang akan diberlakukan adalah Kualanamu-Lubuk Pakam Rp11.500 (golongan I), Rp17.500 (golongan II), Rp23.500 (golongan III), Rp29.000 (golongan IV), dan Rp35.000 (golongan V).

Lalu, Kualanamu-Perbaungan Rp24.00 (golongan I), Rp35.500 (golongan II), Rp47.500 (golongan III), Rp59.500 (golongan IV), dan Rp71.000 (golongan V) Selanjutnya, Kualanamu-Teluk Mengkudu Rp33.000 (golongan I), Rp50.000 (golongan II), Rp66.500 (golongan III), Rp83.000 (golongan IV), dan Rp99.000 (golongan V).

Kemudian, Kualanamu-Sei Rampah Rp41.000 (golongan I), Rp61.500 (golongan II), Rp82.000 (golongan III), Rp102.000 (golongan IV), dan Rp122.000 (golongan V).

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini