"Tarifnya belum diputuskan, besok akan ada pembicaraan lagi. Rencana Menhub akan ke Bogor," kata Bima.
Menurut Bima, bus premium ditujukan untuk masyarakat kelas perkantoran yang saat ini membutuhkan akses transportasi yang cepat, nyaman dan aman, selain kereta api yang kini semakin padat.
Ia mengatakan kehadiran bus premium sejalan dengan program pembangunan Kota Bogor, secara tidak langsung bentuk implementasi salah satu dari enam misi Kota Bogor dama menangani masalah transportasi.
"Saya meminta kepada pihak terkait untuk segera dikoordinasikan agar bus segera diluncurkan," kata Bima.
Semenatra itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kota Bogor Erna Hernawati menjelaskan rute yang akan diujicobakan terlebih dahulu dari "mal to mal".