JAKARTA - Bangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) tol Pasuruan-Probolinggo yang berada di Desa Cukurgondang, Grati, Pasuruan, ambruk kemarin sekira pukul 10.00 WIB. Diketahui, proyek yang tengah dikerjakan oleh PT Waskita Karya Tbk (WSKT) tersebut tengah memasang badan jalan diantara tiang beton yang akan menahan badan jalan tersebut.
Robohnya tiang penyangga tol tersebut juga membuat saham WSKT turun Rp40 atau 1,82% menjadi Rp2.160. Saham WSKT bergerak dengan tingkat tertinggi sebesar Rp2.190 dan level terendahnya di Rp2.120. Saham WSKTI diperdagangkan dengan volume perdagangan sebesar 6,58 juta dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp14,23 miliar.
Sekadar informasi, kejadian yang menewaskan 1 orang dan dua luka itu berawal saat gerder sebelah timur mau dipasang ke bering, Korban yang meninggal atas nama Heri, pekerjaan mekanik, karyawan PT Waskita. Sementara korban luka, adalah Sugiono, sopir dari mekanik.
Karyawan PT Waskita itu mengalami luka patah pada bagian kaki. Korban luka lainnya, Nurdin luka pada punggung, ia pekerja dari PT Pancang Sakti.
Adapun kerugian materil akibat peristiwa tersebut, yakni satu unit sepeda motor Honda Supra nomor polisi N 5861TJ; satu unit sepeda motor Honda Revo nomor polisi S 4691 TA; satu unit mobil pikap warna hitam, serta satu truk tronton.
Petugas sudah berada di lokasi kejadian dan mengumpulkan para saksi serta pekerja di Polsek Grati untuk dilakukan pemeriksaan. Selain itu, juga telah dihubungi Labfor Polda Jatim untuk melakukan penanganan.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.