Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Catat! BI Diminta Keluarkan Jurus Atasi Pelemahan Rupiah

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Selasa, 31 Oktober 2017 |19:37 WIB
Catat! BI Diminta Keluarkan Jurus Atasi Pelemahan Rupiah
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Rupiah terus bergerak liar alias melemah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di akhir Oktober ini, bahkan sempat menembus level Rp13.600 per USD. Dibanding pelemahan mata uang regional lainya seperti Singapura, rupiah lebih terjun bebas.

President Director Center for Banking Crisis Achmad Deni Daruri mempertanyakan jurus Bank Indonesia (BI) untuk menangani pelemahan tersebut. "Seakan-akan tidak ada Bank Indonesia dalam NKRI ini. Kemana jurus Gubernur BI," kata dia dalam rilisnya, Jakarta.

Pelemahan mata uang di Asia memang karena perekonomian AS terus membaik. Tren perekonomian Amerika terus positif baik kebijakan fiskal oleh pemerintah AS, maupun kebijakan moneter yang di lakukan the Fed.

Bank Sentral seperti Singapura telah menyiapkan instrument moneter yang inovatif dan antisipatif, sehingga perkembangan perekonomian Amerika tidak signifikan memengaruhi mata uang Singapura.

Otoritas Moneter Singapura, kata dia, menggunakan pertukaran mata uang dolar Singapura sebagai instrumen utama kebijakan moneter bukan suku bunga. Ini memudahkan, otoritas bank central untuk melakukan penyesuaian kebijakan terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi global.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement