Beda dengan rupiah, BI kelihatan agak gugup mengantisipasi perkembangan ekonomi AS, sehinga instrument BI tidak inovatif hanya intervensi pasar, yang hanya menghabiskan cadangan devisa tanpa efek maksimal pengaruhnya.
BI dituntut harus inovatif dan antispatif terhadap kondisi perekenomian global khusus ekonomi AS.
"Gubernur BI pun diharapkan punya jurus baru menguatkan nilai rupiah agar kelihatan bahwa kita memang punya gubernur BI yang berkualitas bukan jurus berkampanye untuk terpilih lagi menjadi Gubernur BI Periode berikutnya," kata dia.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.