Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak Ritel Tutup, Bos Sogo Departement Store: Ini Strategi Bisnis

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 01 November 2017 |19:02 WIB
Banyak Ritel Tutup, Bos Sogo Departement Store: Ini Strategi Bisnis
Foto: Giri Hartomo/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Beberapa perusahaan ritel modern mulai menutup gerainya karena sepinya pengunjung. Salah satunya adalah gerai Lotus dan Debenhams yang beberapa waktu lalu menutup gerainya.

CEO Sogo Departement Store Handaka Santosa mengatakan, tutupnya Lotus bukan berarti adanya penurunan terhadap daya beli masyarakat. Karena menurutnya, sepinya beberapa gerai adalah murni karena strategi bisnis perusahaan.

"Kita tidak bilang daya beli turun, karena UMP tiap tahun naik tapi kenapa yang dibelanjakan kurang itu yang harus diamati. Kita sebagai pelaku harus ubah gaya strategi kita," ujarnya saat ditemui di Hotel Ibis Harmoni, Jakarta, Rabu (1/11/2017).

"Kita memang tutup Lotus, tapi akan bukan sogo di supermal Karawaci. Ini strategi bisnis untuk bisa punya momen lebih bagus. Kita perlu ada pertumbuhan, untuk menarik investor lebih banyak jadi ya performa harus ditingkatkan," jelasnya.

Baca juga: Banyak Ritel Berguguran, Perusahaan Pemasok Barang Mengaku Tak Pengaruhi Pasarnya

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement