Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sudah Langka, Pertamina Gelontorkan 188.650 Gas Elpiji 3 Kg

Taufik Budi , Jurnalis-Senin, 27 November 2017 |16:56 WIB
Sudah Langka, Pertamina Gelontorkan 188.650 Gas Elpiji 3 Kg
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

SEMARANG - PT Pertamina memasok 188.650 tabung gas epliji ukuran 3 kilogram (kg) untuk mengatasi kelangkaan di tengah masyarakat.

Apalagi, hingga saat ini masih banyak warga yang kesulitan untuk mendapatkan gas epliji melon. Bahkan, mereka harus memesan terlebih dulu ke pengecer terdekat.

“Bulan November ini, alokasi yang disiapkan Pertamina sebanyak 188.650 tabung gas elpiji ukuran 3 kg,” ujar Area Manager Communication & Relations Jawa Bagian Tengah PT Pertamina, Andar Titi Lestari, Senin (27/11/2017).

 Baca Juga: Pertamina: Elpiji Bersubsidi Hanya untuk Rumah Tangga Miskin

Dia menambahkan, saat ini elpiji melon merupakan bahan bakar termurah di Indonesia, sehingga membuat masyarakat semakin kreatif untuk memanfaatkannya. Akibatnya, permintaan gas elpiji bersubsidi itu sangat besar dari masyarakat.

“Diharapkan dukungan semua pihak baik untuk menyampaikan bahwa elpiji tiga kilogram untuk masyarakat miskin, rentan miskin, dan usaha mikro. Dukungan semua pihak baik dari BPH Migas, pemerintah, masyarakat, termasuk rekan-rekan media sangat dibutuhkan, karena rentang kendali Pertamina hanya terbatas sampai dengan pangkalan,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, gas elpiji ukuran tiga kilogram di Semarang, Jawa Tengah kembali langka. Bahkan ibu-ibu harus berkeliling ke warung-warung untuk mencari gas elpiji melon agar asap dapur bisa mengepul.

"Ini sejak tadi sudah lima warung yang biasa menjual elpiji semua kosong. Entah itu pengecer atau pangkalan sampai pom bensin kelihatannya juga kosong," ujar Enih Nurhaeni.

 Baca Juga: Gas Elpiji 3 Kg Langka, Ibu-Ibu Harus Inden ke Warung

Warga Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik itu pun terpaksa pulang dengan tangan hampa karena tidak menemukan gas elpiji yang dicari. Dia hanya menitipkan tabung gas kosong kepada pengecer, serta dijanjikan pekan depan bisa mendapatkan gas elpiji melon.

"Ya gimana lagi, daripada nanti tidak mendapatkan, lebih baik titip dulu saja. Bahasa kerennya sekarang kalau mau beli gas harus inden dulu. Dijanjikan Selasa pekan depan, itu pun hanya satu tabung," terangnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement