Bandara Ngurah Rai Ditutup, Dunia Pariwisata Kehilangan Rp234 Miliar

Nurul Hikmah, Jurnalis · Rabu 29 November 2017 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 29 320 1822594 bandara-ngurah-rai-ditutup-dunia-pariwisata-kehilangan-rp234-miliar-vznQLduAvd.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

KARANGASEM - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terhitung tiga hari ini tutup imbas erupsi Gunung Agung, Bali. Dikabarkan sebelumnya bahwa Bandara Ngurah Rai tutup sejak Senin 27 November 2017 lalu.

Dengan adanya penutupan bandara ini, dunia pariwisata mengalami kerugian Rp234 miliar per hari.

Ketua PHRI BPD Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan, bahwa setiap hari ada 18.000 wisatawan yang datang ke Bali. Dia menjelaskan, bila mengacu pada data Bank Indonesia setiap orang paling tidak selama tinggal di Bali menghabiskan uang Rp13 jutaan.

 Baca Juga: Cuaca Buruk di Bali, Penerbangan Tujuan Ngurah Rai Dialihkan ke Juanda

"Katakan ada 18.000 orang yang membatalkan datang ke Bali setiap hari. Tingggal dikalikan saja uang tersebut dikali 18.000 orang potensi uang yang hilang sebanyak Rp234 miliar," katanya, Rabu (29/11/2017).

Baca Juga: Bandara Ngurah Rai Ditutup Sementara, 12 Pesawat Berputar di Langit Bali

Dia menjelaskan, bahwa setiap hari ada wisatawan yang datang ke Bali, dan saat ini bandara Ngurah Rai ditutup.

Dia menyatakan, hotel yang ada di bawah PHRI telah memberikan free kepada wisatawan yang tertahan di Bali akibat bandara Ngurah Rai ditutup. Calon Wakil Gubernur Bali dari partai PDIP ini menjelaskan bahwa adanya hal tersebut juga sudah sesuai dengan permintaan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika.

"Gubernur Bali sudah memberikan surat edaran bahwa hotel yang ada di Bali memberikan menginap gratis untuk wisatawan," paparnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini