Image

BCA: Nasabah Tidak Akan Tanggung Biaya Transaksi EDC

Ulfa Arieza, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 15:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 07 320 1826755 bca-nasabah-tidak-akan-tanggung-biaya-transaksi-edc-gxhlaUvi8m.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Bank Central Asia (BCA) menegaskan bahwa beban biaya merchant discount rate (MDR) pada kartu debit saat transaksi menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC) BCA tidak akan dibebankan kepada nasabah. Bank Indonesia sendiri telah menetapkan biaya MDR untuk transaksi menggunakan kartu debit bank di mesin EDC bank tersebut (on us) sebesar 0,15%, dari sebelumnya tidak dikenakan biaya.

Kebijakan tersebut merupakan penyesuaian dari peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) atau National Payment Gateway (NPG) sebagai wujud interkoneksi atau saling terhubung antar switching dan interoperabilitas di industri perbankan.

Baca Juga: Kenakan Biaya Transaksi EDC 0,15%, Begini Penjelasan BCA

Corporate Secretary Bank BCA Jan Hendra mengatakan, beban biaya sebesar 0,15% itu akan dibebankan kepada pihak merchant. Sehingga, nasabah tidak perlu mengkhawatirkan adanya biaya dari transaksi kartu debit.

"Kebijakan yang ditetapkan oleh BI, kalau on us tidak boleh tidak adalah 0,15%. Semua dikenakan ke merchant, konsumen tidak kena biaya sama sekali dalam melakukan transaksi," kata dia di Jakarta, Kamis (7/12/2017). 

Baca Juga: Deposito Tumbuh, Dana Murah BCA Melempem

Sementara itu, untuk transaksi menggunakan kartu debit pada mesin EDC pada bank lain atau off us maka akan pihak merchant akan dikenakan biaya sesuai dengan skema off us. Setelah peluncuran GPN, terjadi perubahan biaya MDR untuk transaksi off us yang berdasarkan jenis industri. Sebelumnya, pihak merchant dikenakan biaya 2% hingga 3%. 

Jan Hendra merincikan, di kategori reguler atau ritel beban MDR bagi merchant untuk transaksi off us adalah 1%. Lalu, untuk tarif MDR untuk transaksi off us pada sektor pendidikan adalah 0,75%. Sementara, untuk tarif transaksi off us MDR pada stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dikenakan biaya sebesar 0,50%. 

Baca Juga: Jual Aset, BCA Dapat Suntikan Dana Rp1,6 Miliar

Khusus untuk transaksi bantuan sosial (bansos) non tunai, pajak, paspor, dan donasi sosial atau nirlaba dikenakan biaya MDR 0% untuk transaksi off us dan on us, alias tidak dikenakan biaya. "Jadi ini diatur untuk semua kartu debit yang diterbitkan di Indonesia. Ketetapan itu semua diatur oleh PBI dan semua bank wajib harus mengikuti," kata dia.

Untuk mencapai sasaran tersebut Bank Indonesia telah menerbitkan Peraturan Bank Indonesia No.19/8/PBI/2017 tanggal 21 Juni 2017 dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.19/10/PADG/2017 tanggal 20 September 2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional.

Dengan adanya GPN diharapkan bisa mempermudah masyarakat jika ingin bertransaksi menggunakan kanal pembayaran apapun. Implementasi GPN diharapkan dapat mengurangi kompleksitas koneksi dari yang sebelumnya bersifat bilateral antar pihak menjadi tersentralisasi di GPN. Selain itu, melalui GPN masyarakat dapat bertransaksi dari bank manapun dengan menggunakan instrumen dan kanal pembayaran apapun (any bank, any instrument, any channel).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini