Image

Berhasil Hemat Anggaran Rp8,4 Triliun, Menteri Susi Akui Belum Bahagia

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 17:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 07 320 1826827 berhasil-hemat-anggaran-rp8-4-triliun-menteri-susi-akui-belum-bahagia-SM5i9GJbJk.jpg Foto: Giri Hartomo/Okezone

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjadi salah satu instansi yang berhasil menghemat anggaran dalam tiga tahun berturut-turut. Di mana pada periode 2014-2017, KKP berhasil melakukan efisiensi sebesar Rp 8,4 triliun.

Menteri KKP Susi Pudjiastuti mengatakan penghematan anggaran tersebut tidak terlepas dari upaya-upaya yang dilakukan oleh pihaknya. Dari mulai side blocking, revisi , hingga me-review kembali anggaran kementeriannya satu demi satu.

"Kita bicara tentang anggaran kita. Saya sampaikan kita telah mengembalikan jangan negara dengan cara side blocking, merevisi, mereview hingga memantau anggaran kita satu persatu. Kembalilah ke negara Rp 8,4 triliun dalam waktu tiga tahun ini," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian KKP, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Baca juga: Kalah dari Singapura, KKP: Kita Belum Jadi Nomor Satu di Dunia Ikan Hias

Menurutnya, anggaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk banyak hal. Salah satu contohnya adalah bisa digunakan untuk pembangunan jalan tol sepanjang 8,4 kilometer (km).

"Kalau betul itu mau dipakai, bisa dipakai untuk bangun 8,4 km jalan tol," jelasnya.

Meski begitu, Susi mengaku masih belum puas dengan apa yang sudah dilakukannya dalam tiga tahun terakhir. Karena selama ini masih ada penggunaan anggaran yang tidak perlu, demi kepentingan untuk menghabiskan anggaran.

"Saya tidak gembira bisa mengefisien anggaran segitu banyak, tetapi kita selama ini berpikirnya, anggaran itu harus habis. Ini persoalan kita. Perubahan paradigma dalam hal penggunaan anggaran harus ada kalau mau maju," jelasnya.

Menurutnya, pola pikir menghabiskan anggaran harus segera diubah. Karena hal tersebut sangat tidak bagus untuk keberlangsungan perekonomian dan utang dari Indonesia.

Baca juga: Makin Langka, KKP Ingin Atur Operasi Penangkapan Ikan Tuna

"Kalau tidak, anggaran kita terus defisit, utang kita makin banyak, kewajiban kita bayar bunga, bayar pokok kita makin tinggi dan ini akan leverage terhadap perputaran ekonomi di Indonesia," jelasnya.

Oleh karena itu lanjut Susi, dirinya meminta kepada para jajaran di Kementerian KKP untuk merubah pola tersebut. Selain itu, jangan ada lagi trik-trik yang dilakukan untuk menambah anggaran apalagi untuk keperluan yang tidak perlu.

"We can do better. Tapi saya perlu kerja sama dari anda semua, eselon 1 ,2, 3 untuk sama-sama dan yang paling penting adalah intention first. intension apakah kita mau mengubah atau tidak. Jangan pikirannya, oh ini diubah sama Bu Menteri, kita akalinnya dengan cara apa. The way of thinking else, ini yang akan sulit mengubah mereka," tegasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini