"Kalau betul itu mau dipakai, bisa dipakai untuk bangun 8,4 km jalan tol," jelasnya.
Meski begitu, Susi mengaku masih belum puas dengan apa yang sudah dilakukannya dalam tiga tahun terakhir. Karena selama ini masih ada penggunaan anggaran yang tidak perlu, demi kepentingan untuk menghabiskan anggaran.
"Saya tidak gembira bisa mengefisien anggaran segitu banyak, tetapi kita selama ini berpikirnya, anggaran itu harus habis. Ini persoalan kita. Perubahan paradigma dalam hal penggunaan anggaran harus ada kalau mau maju," jelasnya.
Menurutnya, pola pikir menghabiskan anggaran harus segera diubah. Karena hal tersebut sangat tidak bagus untuk keberlangsungan perekonomian dan utang dari Indonesia.
Baca juga: Makin Langka, KKP Ingin Atur Operasi Penangkapan Ikan Tuna