Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pertamina: Gembar-gembor Subsidi Gas Elpiji 3 Kg Tertutup Bikin Masyarakat Panik

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 08 Desember 2017 |11:35 WIB
Pertamina: Gembar-gembor Subsidi Gas Elpiji 3 Kg Tertutup <i>Bikin</i> Masyarakat Panik
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan belum ada indikasi penimbunan gas elpiji 3 kilogram (kg) yang sekarang tengah terjadi kelangkaan stok di beberapa wilayah Indonesia. Indikasi yang perseroan ambil saat ini, kelangkaan terjadi karena adanya kepanikan masyarakat.

Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar mengatakan, kelangkaan terjadi karena ada beberapa stimulus. Seperti adanya rencana pemerintah untuk melakukan distribusi gas elpiji 3 kg tertutup pada 2018.

"Karena pemerintah gembar gembor itu 2018. Ini sempet memancing konsumen atau masyarakat kita panik sehingga belinya lebih banyak. Stok tabung kosong di dapur akhirnya dikeluarin semua, sehingga masyarakat betul-betul butuh dibeli lebih banyak," tegasnya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

 Baca Juga: Gas Elpiji 3 Kg Langka di Luar Prediksi Pertamina, Masyarakat Banyak yang Beli hingga 4 Tabung

Faktor kedua yang memicu kekhawatiran masyarakat adalah adanya rencana perseroan membuat produk gas bright 3 kg. Menurut Iskandar, hal ini disalah artikan oleh masyarakat karena produk baru Pertamina ini dianggap akan menggantikan gas elpiji 3 kg.

"Ini pemicu kita harus hati-hati, jangan sampai seolah ganti 3 kg non subsidi sehingga tambah keresahan. Makanya perlu diluruskan, bright gas ini alternatif pada masyarakat untuk lebih mudah, kalau bright gas 5,5 kg kan harus beli baru, kalau 3 kg nanti kita launching itu kan bisa beli ini langsung," ujarnya.

 Baca Juga: Sudah Langka, Harga Gas Elpiji 3 Kg Juga "Meroket"

Iskandar menambahkan, sebenarnya dari sisi stok tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Pertamina akan memenuhi kebutuhan jika memang ada kelangkaan di daerah.

"Ketika di daerah dilihat langka, mereka nyerbu untuk beli hanya untuk nyetok saja. Ini akan kita siram (penuhi). Mereka terpenuhi tabung di dapur terisi semua berhenti," tukasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement