nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Macet Tahun Baru, Menhub Batasi Operasional Angkutan Barang

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 24 Desember 2017 20:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 24 320 1835383 antisipasi-macet-tahun-baru-menhub-batasi-operasional-angkutan-barang-VsiJgLxRnk.jpg Foto: Giri/Okezone

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memprediksi puncak arus mudik libur tahun baru 2018 akan terjadi pada 30 dan 31 Desember 2017. Sementara untuk arus balik, dirinya memperkirakan akan terjadi pada tanggal 1 Januari 2018. 

"Kalau untuk tahun baru, tanggal 29 mungkin akan belum , tanggal 30 dan 31 akan paling banyak kendaraan yang mudik," ujarnya saat ditemui di Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama, Cikarang, Minggu (24/12/2017). 

Untuk itu pihaknya akan segera menyiasati mengenai antisipasi adanya peningkatan kepadatan kendaraan pada tanggal tersebut. Salah satu caranya adalah dengan membatasi beroperasinya angkutan barang nonsembako.

"Saat arus balik kita menghimbau kendaraan berat dalam kurun waktu yang panjang agar tidak melakukan kegiatan," jelasnya. 

Baca Juga: Cek Gerbang Tol Cikarang, Menteri Budi: Yang Kita Lihat Berjalan Lancar

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Polisi Lalu Lintas (Polantas) untuk melakukan rekayasa lalu lintas pada titik-titik tertentu yang mengalami kepadatan kendaraan. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah pada jalur Tol Cikampek - Palimanan (Cipali). 

"Brexit ada sedikit peningkatan juga. Tadi juga dijelaskan oleh Bu Desi ada kenaikan 58% ke arah Cipali nah kita menduga arus balik juga akan menggunakan Cipali," jelasnya. 

Untuk itu pihaknya bersama dengan Kepolisian berencana mengalihkan arus kendaraan melalui jalur selatan. Tak hanya itu, khusus untuk Cipali, pihaknya juga akan melakukan pengalihan kendaraan menuju jalur arteri Pantura.  

Baca Juga: 90.000 Kendaraan Diprediksi Kembali ke Jakarta pada 26 Desember

"Nanti Cipali bisa juga menggunakan jalur selatan nah ini dalam satu dua hari ini kita minta Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk bicara itu," jelasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan meminta kontraktor untuk merapikan pagar-pagar proyeknya yang sering membuat macet. Dirinya ingin jika para kontraktor tertib dan tidak mengganggu arus kendaraan di jalan tol. 

"Kita juga mengevaluasi untuk pagar-pagar kontraktor yang bikin macet. Kita ambil contoh Jakarta Thamrin itu lancar tapi kenapa ini ko macet," jelasnya. 

Yang terakhir, Menhub Budi meminta kepada para pemudik yang ingin kembali ke Jakarta untuk tidak melakukannya secara bersamaan yakni pada tanggal 1 Januari 2018. Ada baiknya para pemudik sudah mulai kembali pada tanggal 30 ataupun 31 Desember dan melakukan tahun baru di Jakarta untuk mengurangi kepadatan di Jalan. 

"Saya menghimbau kepada para pemudik yang ingin kembali untuk tidak melakukan arus balik secara bersamaan. Kalau bisa sebelum tanggal 1 Januari 2018 sudah kembali di Jakarta. Merayakan tahun barunya di Jakarta saja kita bikin pesta kembang api yang meriah," ucap Menhub.

Baca Juga: Natal dan Tahun Baru, PLN Jamin Tak Ada Pemadaman Listrik

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani mengatakan, pada tanggal 29 dan 30 Desember nanti kepadatan kendaraan tidak akan separah pada hari Jumat lalu. Pasalnya, ada beberapa yang memilih untuk tinggal di kampung halamannya hingga libur tahun baru berakhir. 

"Tetap ada (peningkatan saat libur tahun baru). Tapi Jakarta-Cikampek justru menurun dibanding tahun lalu. Yang meningkat kemarin di Cengkareng sama di Palimanan-Kanci. Jadi harusnya sih enggak terlalu berat ya," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini