Bidang industri yang Anda jalani tentu saja akan berpengaruh pada keberlangsungan bisnis saham yang dijalankan. Karena itu, pilih bidang industri yang memang Anda kenal dan sukai. Jangan lupa untuk mempelajari bidang bisnis yang Anda jalani tersebut secara mendalam. Minta pendapat dan saran kepada ahli-ahli di bidang industri tersebut. Selain itu, jangan lupa untuk melihat track record dari bisnis saham yang Anda jalankan.
4. Perhatikan PE Saham
Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang memiliki nilai PE terendah. PE merupakan rasio antara harga saham (hitungan per lembar) dibagi net income bersih untuk per lembar saham. Sebenarnya, PE adalah angka yang cukup relatif. Misalnya, nilai PE 10 bisa dikatakan murah jika ada PE lainnya yang lebih tinggi.
5. Pilih berdasarkan Kapitalisasi Pasarnya
Pilihlah perusahaan yang memiliki kapatilisasi pasar yang cukup besar. Yang dimaksud di sini adalah nilai rupiah dari pasar saham yang beredar memang cukup besar. Jika kapitalisasi pasar saham tersebut kecil, pemain yang perseorangan akan dengan mudah menggerakkan harga dari saham tersebut naik ataupun turun sesuai dengan jumlah dana yang dimilikinya.
6. Waspadai Sentimen Pasar