Sebelumnya, Corporate Secretary PT Mitra Adiperkasa Fetty Kwartati menjelaskan penutupan gerai Lotus dan Debenhmas sebagai upaya restrukturisasi. Hal ini dilakukan setelah adanya evaluasi yang menunjukkan gerai tersebut kurang menguntungkan.
Meskipun gerai ritelnya kurang memberikan kontribusi apik, namun ternyata MAPI masih mencatatkan laba yang melejit hingga medio tahun ini. Laba MAPI hingga Juni 2017 lalu mencapai Rp175,02 miliar, naik 278%, dari laba bersih Rp46,30 miliar tahun sebelumnya.
Baca Juga: Banyak Ritel Tutup Sepanjang 2017, Pertanda Daya Beli Melemah?
Kenaikan laba MAPI ditopang oleh pendapatan bersih sebesar Rp7,71 triliun. Angka ini naik 15,8% dari pendapatan bersih di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,66 triliun.
Apabila dirinci, maka pendapatan MAPI dikontribusi oleh penjualan eceran dan grosir sebesar Rp7,09 triliun, komisi penjualan konsinyasi sebesar Rp567,20 miliar, dan pendapatan sewa dan jasa pemeliharaan sebesar Rp48,44 miliar. Selain itu MAPI juga mendapatkan pemasukan dari pendapatan lain-lain sebesar Rp2,31 miliar. (yau)
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.