Selain itu, dia mengatakan Jakarta sebagai pusat bisnis tidak akan terpengaruh dengan pemindahan ibu kota ini. Mekipun kantor pemerintahan pindah, tetapi kinerja Jakarta sebagai pusat bisnis tidak akan berubah.
“Yang dipindah kantor pemerintahan, seperti di Malaysia dengan Putera Jaya, Australia dengan Canberra sebagai ibu kota, Amerika dengan Washington DC. Kota sebagai pusat bisnis tidak ada pengaruhnya seperti NewYork, Sydney, Kuala Lumpur," katanya.
"Jadi perpindahan ibu kota tidak ada pengaruhnya untuk DKI Jakarta. Lahan di pusat kota sudah penuh, lahan dan bangunan bekas pemerintah bisa dikerjasamakan dengan pihak swasta yang mau berinvestasi bisa sebagai kantor-kantor mereka yang baru,” tukas dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.