Libur Natal dan Tahun Baru, Konsumsi Premium Turun 27,01% Pertalite Naik 45,67%

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 08 Januari 2018 17:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 08 320 1841837 libur-natal-dan-tahun-baru-konsumsi-premium-turun-27-01-pertalite-naik-45-67-QHU7xN7Qgk.jpg Ilustrasi SPBU. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Posko Nasional Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk Hari Raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 resmi ditutup. Salah satu hasilnya, tercatat penurunan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium selama hari raya Natal hingga pergantian tahun.

Anggota Komite BPH Migas Muhammad Ibdu mengatakan, kondisi penyediaan dan pndistribusian BBM secara nasional masih berlangsung normal.

"Untuk pendistribusian BBM jenis Premiun turun 27,01% (dibandingkan Natal dan Tahun Baru 2016) dan Solar 7,64%. Sedangkan Pertalite naik 45,67%, Pertramax 14% dan Peramax Turbo 52,2%. Ini update 7 Januari 2018,"ujarnya, di Kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (8/1/2018).

Baca Juga: Masuki 2018, Gaya Menteri Ekonomi Ucapkan Selamat Tahun Baru di Sosmed

Selain itu, untuk pembelian LPG permintaannya naik sebesar 236 matric ton per hari atau naik 1,1% dibandingkan kondisi normal.

"LPG naik tertinggi terjadi pada 28 Desember sebesar 25 ribu matric ton per day atau terjadi peningkatan 9% dari rata-rata normal. Catatan khusus terjadi operasi pasar oleh Pertamina dalam mengatasi kelangkaan LPG di beberapa lokasi," ujarnya.

Dia mengatakan, secara cadangan operasional BBM selama masa posko Hari Raya Natal dan Tahun Baru rata-rata masih di atas 22 hari. Seperti Gasoline 25,8 hari, gasoil 24,5 hari, kerosene 53,5 hari dan avtur 27,6 hari.

"Sedangkan untuk cadangan harian LPG berada pada angka 17,2 hari. Ini data update sampai posko 7 Januari 2018," tutur dia.

Baca Juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Konsumsi Premium Turun 27,01% Pertalite Naik 45,67%

Ibnu mengatakan, data ini merupakan hasil pemantauan Posko Nasional di 25 wilayah seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten hingga Papua Barat. Kemudian di 19 wilayah di 3T (Terluar, Terpencil dan Terdepan) seperti Kecamatan Puring Kencana, Wangi-wangi, Wakatobi, hingga Moswaren.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini