Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Izin Tambang Freeport Diperpanjang Karena Negosiasi Divestasi Masih Alot

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Kamis, 11 Januari 2018 |19:47 WIB
Izin Tambang Freeport Diperpanjang Karena Negosiasi Divestasi Masih Alot
Foto: Yohana/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah terus berupaya menyelesaikan negosiasi pelepasan saham atau divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Pembahasan yang tak kunjung usai ini pun membuat pemerintah memperpanjang Izin Usaha Pertambangan Konsentrat (IUPK) Freeport.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot Aryono mengatakan, pembahasan ini masih terus dilakukan oleh Freeport bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

Baca Juga: Dirjen Minerba: Freeport Belum Ajukan Perpanjangan Ekspor

"Karena sesuatu hal, negosiasi kita, maka perpanjangan (IUPK) sampai Juni 2018. Isu investmen dan perpanjangan kontrak sampai 2041, yang belum selesai ini divestasi," ujar Bambang di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Dalam mencapai divestasi 51% pemerintah akan membeli Participating Interestest (PI) Rio Tinto, di mana perusahaan tambang asal Inggris-Australia itu memiliki hak partisipasi 40% di PT Freeport Indonesia. Nantinya 40% PI Rio Tinto direncanakan akan dikonversi menjadi saham.

Baca Juga: Negosiasi Saham Freeport, Jokowi: Enggak Apa-Apa Alot, yang Penting Jangan Kalah!

Bambang menjelaskan pemerintah akan terus mengusahakan untuk dapat memiliki saham 51% dari Freeport Indonesia.

"Apakah itu jalan memutar, jalan menurun. Sebetulnya yang prinsip itu adalah pemerintah mendapatkan 51%," tukas dia.

Bambang menyatakan negosiasi divestasi 51% saham diharapkan bisa selesai sebelum IUPK Freeport selesai pada Juni mendatang.

Baca Juga: Babak Baru Perundingan Freeport, Apa Bakal Menguntungkan Indonesia?

"Tapi kami berharap semua bisa selesai sebelum Juni 2018. Jadi semua clear dan sesuai dengan undang-undang yang ada," tutupnya.

Sekadar informasi, saat ini pemerintah memiliki saham sebesar 9,36% di Freeport Indonesia. Pemerintah akan membeli saham atau divestasi sebanyak 41,64% saham Freeport Indonesia yang masih dimiliki oleh Freeport Mc Moran. Dengan demikian, pemerintah akan memiliki 51% saham Freeport Indonesia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement