INSPIRASI BISNIS: Usaha Isi Ulang Air Minum Bisa Segarkan Kantong Anda!

Fakhri Rezy, Jurnalis · Sabtu 27 Januari 2018 05:09 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 26 320 1850657 inspirasi-bisnis-usaha-isi-ulang-air-minum-bisa-segarkan-kantong-anda-x4oGOBbNsC.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Minum adalah kebutuhan dasar manusia. Apalagi, di negara tropis yang panas. Oleh sebab itu, bisnis air menjadi prospek yang baik.

A. Peluang Bisnis

Harga air minum isi ulang di agen-agen merek kian hari kian mahal. Hal ini bisa Anda jadikan peluang bisnis dengan membuka air minum isi ulang dengan harga yang lebih murah.

Tapi tentu saja ada syarat mutlaknya. Anda harus bisa menjamin kebersihan dan keamanan air dan kemasan yang digunakan.


B. Persiapan Memulai Bisnis

1. Menyiapkan mesin air minum isi ulang dari distributor.

2. Menyiapkan peralatan untuk merawat dan membersihkan galon dan tempat usaha.


C. Strategi Bisnis

1. Bersikaplah ramah kepada pelanggan.

2. Menyediakan jasa pesan antar untuk daerah-daerah yang masih terjangkau.

3. Uji kualitas air secara berkala.

4. Jaga kebersihan tempat usaha.


D. Hambatan Bisnis

1. Sulit memilih sumber mata air yng berkualitas.

2. Kebersihan Tempat Usaha yang terabaikan.

3. Kuantitas penjualan tidak diimbangi dengan perawatan peralatan.

4. Proses pendistribusian air yang kadang terlambat.


E. Tips Sukses

1. Membuat promosi.


F. Analisis Bisnis

INVESTASI AWAL

Alat penyulingan air

Rp10.000.000

Meja dan kursi plastic

Rp300.000

Total Investasi Awal (Ia)

Rp10.300.000

Asumsi target penjualan 25 galon per hari dengan harga Rp3.500. Omzet per bulan adalah 25 galon dikalikan 30 hari dikalikan kembali dengan Rp3.500 menjadi Rp2.625.000.

Masa manfaat peralatan adalah 3 tahun (36 bulan) dan memiliki nilai residu sebesar Rp100.000. Biaya penyusutan per bulan adalah Rp10.300.000 dikurangi Rp100.000 yang hasilnya dibagi 36 hari menjadi Rp284.000 per bulan.

BIAYA OPERASIONAL

Air bersih

Rp500.000

Listrik

Rp150.000

Stok penutup gallon

Rp150.000

Gaji karyawan

Rp500.000

Biaya penyusutan peralatan

Rp284.000

Biaya perawatan peralatan

Rp200.000

Lain-lain

Rp100.000

Total Biaya Operasional

Rp1.884.000


Analisis Break Event Point (BEP)

Dengan omzet Rp2.625.000 dikurangi total biaya operasional sebesar Rp1.884.000 maka laba bisnis isi ulang air minum per bulannya Rp741.000. Oleh sebab itu break even poin bisa sekira 14 bulan.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini