nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bebaskan Lahan Bandara Kulon Progo, AP I Sudah Gelontorkan Rp4,1 triliun

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 26 Januari 2018 17:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 26 320 1850772 bebaskan-lahan-bandara-kulon-progo-ap-i-sudah-gelontorkan-rp4-1-triliun-yyM2Ow2nba.jpg General Manager Bandara Adi Sutjipto Agus Pandu Purnama. (Foto: Okezone)

YOGYAKARTA - PT Angkasa Pura I menargetkan proyek pembangunan infrastruktur Bandara New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA) atau Bandara Kulon Progo dapat rampung pada April 2018.

General Manager Bandara Adi Sutjipto Agus Pandu Purnama mengatakan, pembebasan lahan yang sempat tersangkut di 32 kk karena menolak, akan selesai pada Januari-Februari. Sehingga, lepas dari pembebasan lahan bisa langsung dilakukan pembangunan.

Hingga 19 Januari 2018 pembebasan lahan sudah mencapai 98,15% dari total 587,3 hektare. Di mana AP I mengeluarkan dana sekitar Rp4,1 triliun untuk pembebasan lahan ini.

Baca Juga : Pembangunan Bandara Kulonprogro Masih Berkutat di Pembebasan Lahan

Dia menjelaskan, pembangunan dibagi menjadi dua tahap. Pada tahap I nantinya akan bisa menampung 14 juta penumpang per tahun. Dengan landasan pacu atau runway seluas 3.250 m2, lalu terminal seluas 142.150 m2, juga apron yang mampu menampung sebanyak 23 parking stands. Di mana pada pembangunan tahap I, bandara ditargetkan bisa beroperasi pada April 2019.

"April 2019 ini bandara akan operasional, tapi tidak 14 juta langsung, setidaknya yang di (bandara) existing yang sebanyak 7,2 juta itu bisa terpenuhi di tempat baru," ujar dia di Kantor AP I Yogyakarta, Jumat (26/1/2018).

Sedangkan tahap II nantinya akan mampu menampung 20 juta penumpang per tahun dengan luas runway 3.600 m2. Sementara terminal akan mencapai luas 194.428 m2 serta apron yang mampu menampung 31 parking stands. "Nanti setelah tahap II selesai semua pesawat jenis white bus bisa masuk ke bandara kita," ujar dia.

Menurutnya, secara keseluruhan konstruksi tahap I akan selesai seluruhnya pada tahun 2031 dan tahap II akan selesai seluruhnya pada 2041. "Ini (pembangunan) memang lama, tapi kita akan evaluasi terus menerus progressnya, kita akan update terus targetnya," ucapnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini