Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berkah Harga Komoditas terhadap Ekonomi Indonesia

Koran SINDO , Jurnalis-Senin, 29 Januari 2018 |10:42 WIB
Berkah Harga Komoditas terhadap Ekonomi Indonesia
Ilustrasi: (Foto: Antara)
A
A
A

HARGA komoditas di pasar dunia menjadi sentimen positif bagi perekonomian nasional. Kenaikan harga komoditas ini melanjutkan tren positif selama 2017 lalu.

Meski dari sisi konsumsi domestik nasional pertumbuhan tidak terlalu baik, setidaknya ada katalisator yang membuat perekonomian nasional tetap seksi, yakni aktivitas ekspor komoditas. Tren kenaikan harga sejumlah komoditas asal Indonesia yang diekspor, khususnya yang bersumber dari komoditas sumber daya alam seperti karet, kelapa sawit, batu bara dan komoditas tambang lain, memberikan sentimen positif bagi penghasilan masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan penghasil komoditas seperti Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan.

Baca Juga: RI Perlu Waspadai Kenaikan Suku Bunga Negara Maju hingga Inflasi Inti Dunia di 2018

Bank Dunia juga memperkirakan harga komoditas di pasar global akan terus pada fase tren meningkat pada tahun ini. Salah satunya akibat dari meningkatnya permintaan di pasar Eropa dan China. Apalagi negara-negara produsen dan pengekspor minyak yang tergabung dalam OPEC menyepakati pemotongan kuota produksi. Ini tentu memberikan dampak terhadap fluktuasi harga komoditas tahun ini. Bank Dunia memperkirakan untuk komoditas seperti gas alam dan batu bara akan tumbuh 4-6% pada tahun ini. Hal yang sama juga terjadi untuk komoditas berbasis mineral hasil tambang seperti nikel, emas, dan feronikel. Lalu apa dampaknya terhadap Indonesia?

Baca Juga: Jokowi Sebut ASEAN-India Bisa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Kondisi eksternal peningkatan harga komoditas di pasar dunia itu akan menopang surplus neraca perdagangan nasional. Lalu apa dampaknya bagi Indonesia? Tahun ini pemerintah memproyeksikan surplus neraca perdagangan lebih tinggi daripada tahun lalu. Peningkatan gradual harga komoditas juga telah memberikan dukungan pada ekspor tambang yang menjadi salah satu komoditas ekspor utama Indonesia. Kenaikan harga komoditas ini juga diyakini akan memberikan dampak pada pertumbuhan sektor lain seperti automotif.

Meningkatnya permintaan komoditas global secara langsung mendorong pertumbuhan perdagangan internasional, khususnya ekspor ke negara-negara besar sepeti China, AS, Jepang dan negara-negara kawasan Eropa. Peningkatan permintaan tersebut juga telah memberi kontribusi pada pergerakan harga komoditas seperti batu bara yang didorong kenaikan permintaan dari China.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement