nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Honor Tenaga Kontrak Terancam Tak Dibayar

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 30 Januari 2018 11:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 30 320 1852039 honor-tenaga-kontrak-terancam-tak-dibayar-WKuHJSo1gQ.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

BEKASI - Honor tenaga kerja kontrak (TKK) di lingkungan Pemkot Bekasi hingga akhir Januari terancam tidak dibayar.

Pemerintah daerah beralasan surat ketetapan (SK) ribuan TKK belum terbit hingga penghujung bulan ini. “Belum ada SK yang di berikan ke kami. Pencairan dana itu tergantung penerbitan SK yang dimiliki masing-masing TKK,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi Sopandi Budiman.

Baca Juga: Sandiaga: 60.000 Lapangan Kerja Baru Tersedia di Sektor Properti

Untuk pencairan dana TKK 2018 jumlahnya mencapai Rp390 miliar. Anggaran tersebut untuk menanggung honor pekerja kontrak sebanyak 5.151 orang. “Dananya sudah ada tinggal dicairkan saja,” ucapnya.

Sejauh ini belum ada pemberitahuan mengenai tambahan jumlah TKK 2018 sebab kewenangan tenaga kontrak semua diambil alih Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi. Besaran honor TKK disesuaikan dengan tingkat kelulusan pegawai. Honor mereka di perkirakan mulai Rp3,5 juta sampai Rp3,9 juta per bulan. “Gaji mereka disesuaikan saat melamar menggunakan ijazah SMA atau S-1,” kata Sopandi.

Baca Juga: Pekerjaan yang Disukai Kaum Milenial, Ini 5 Kriterianya

Selama ini honor yang diterima TKK berasal dari APBD. Namun, sejak Januari hingga pertengahan Februari mendatang belum juga ada yang menerima pembayaran. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat dokumen DPA sudah bisa di cairkan oleh masing-masing dinas,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Ali Fauzi mengatakan, pada 2018 nama TKK di instansinya diubah menjadi guru tenaga kependidikan (GTK). Pegawai ini berbeda dengan yang ada di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lain. Dari Rp390 miliar dana pencairan honor pegawai kontrak, Dinas Pendidikan menerima Rp125 miliar. Kebanyakan para pegawai berasal dari tenaga pengajar.

Baca Juga: Meksiko Jadi Negara yang Miliki Waktu Kerja Terpanjang, Berapa Jam?

“Kita paling banyak mendapatkan pencairan karena di Dinas Pendidikan paling banyak pegawainya,” katanya. Pengamat pendidikan Kota Bekasi Khobul Imam menuturkan, informasinya pada tahun ini ada penambahan jumlah pekerja kontrak di lingkungan Pemkot Bekasi. Mereka yang diangkat menjadi TKK berasal dari guru honorer. “Ada ribuan pegawai kontrak di Bekasi,” ucapnya.

Lantaran ada penambahan pegawai baru, alokasi anggaran untuk honor TKK bertambah pada APBD 2018. Dia berharap proses seleksi pegawai kontrak harus menyesuaikan aturan yang berlaku.

(Abdullah M Surjaya)

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini