Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tol Laut Berbasis Kontainer, Pelabuhan Tanjung Priok Diharap Beroperasi 7 Hari

Verina Intan Lusiana , Jurnalis-Jum'at, 02 Februari 2018 |17:35 WIB
Tol Laut Berbasis Kontainer, Pelabuhan Tanjung Priok Diharap Beroperasi 7 Hari
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Dalam upaya mematangkan program tol laut yang sudah berlangsung dan berhasil menekan disparitas harga, khususnya di wilayah Indonesia Timur, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan merubah sistem tol laut. Sistem tol laut tersebut akan diubah dari berbasis angkutan menjadi berbasis kontainer.

“Jadi kalau kami mau kirim berbasis angkutan berapa pun isinya kami harus bayar, tetapi kami akan deteksi kota ini berapa, 100 kontainer, 200 kontainer, 50 kontainer, akan kami kirim sesuai volume (kebutuhan) itu,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi K Sumadi seperti dilansir Setkab, Jakarta, Jumat (2/2/2018).

 Baca juga: Tol Laut Turunkan Harga Barang-Barang di Timika, Ini Daftarnya

Menurut Budi, langkah ini ditempuh karena tingkat keterisian angkutan balik belum maksimal. Sistem berbasis kontainer ini diyakini lebih dapat menekan biaya pengangkutan.

“Karena angkutan balik belum maksimal jadi kami bisa mereduksi cost atas itu. Kira-kira (pengurangan biaya) 30-40% karena uangnya bisa kami pakai kegiatan-kegiatan untuk menambah jalur dan menambah intensitas,” jelasnya.

Selain merubah sistem tol laut, Kemenhub akan segera merestrukturisasi pelabuhan-pelabuhan di seluruh Indonesia agar lebih murah, lebih cepat, dan lebih transparan.

 Baca juga: Evaluasi 13 Rute Tol Laut, Kemenhub : Daerah Lain Supaya Tidak Iri

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement