nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OJK Minta Fintech Transparansi Dana yang Dikelola

ant, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 14:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 14 320 1859474 ojk-minta-fintech-transparansi-dana-yang-dikelola-ITxZRBAsEY.jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan mewanti-wanti kepada perusahaan finansial berbasis teknologi (fintech) agar memiliki inisiatif untuk mengedepankan transparansi, terutama soal tarif dan komisi dalam pengelolaan dana kepada nasabah.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan regulator ke depannya akan mengatur mengenai transparansi di Fintech peer to peer lending. Aturan itu akan lebih detail untuk menjamin perlindungan dana nasabah di Fintech.

"Khusus peer to peer lending, kami atur. Tapi secara umum, aturan akan ada yang latar belakanganya perlindungan konsumen," ujarnya di Jakarta, Rabu (14/2/2018).

 Baca juga: Presiden Jokowi Minta Sektor Keuangan Hati-Hati dengan Industri 4.0

Wimboh mengatakan transparansi diperlukan agar dana masyarakat di dalam Fintech tetap terjaga dan menghindari lepasnya tanggung jawab dari Fintech.

OJK juga akan meminta bank dan penyedia jasa niaga daring (e-commerce) yang bekerja sama dengan Fintech untuk mempublikasikan besaran komisi yang dikenakan kepada nasabah.

"Ada satu yang kami sangat peduli. Mau peer to peer lending, Go-Jek, kami peduli pada perlindungan nasabah. Ini yang akan kami coba garap," ujar dia.

 Baca juga: Potensi Ekonomi Digital Indonesia Sangat Besar

Hingga Novemer 2017, OJK mencatat dana fintech peer to peer lending (P2P lending) mencapai Rp1,9 triliun atau menunjukkan tren pertumbuhan 20% setiap bulannya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini