nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bunga Kredit Bisa Turun Lagi, BI: Tunggu Saja

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 20:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 15 320 1860271 bunga-kredit-bisa-turun-lagi-bi-tunggu-saja-o93CndE12Z.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia menyatakan penurunan tingkat suku bunga kredit perbankan akan terus berlanjut di tahun ini. Di mana masih ada ruang untuk suku bunga kredit turun, yang merupakan transmisi kebijakan penurunan Suku Bunga Acuan 7 Days Reverse Repo Rate (7-Days Repo Rate) pada tahun lalu.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan, hingga saat ini rata-rata penurunan suku bunga kredit perbankan baru 150 basis poin (bps). Bank Sentral sendiri sejak tahun 2016 telah menurunkan 7-Days Repo Rate sebanyak 200 bps.

"Kita yakini masih (penurunan suku bunga kredit perbankan). Karena memang sejauh ini rata-rata suku bunga (kredit) baru turun 150 bps. Kelihatan juga tingkat suku bunga kredit di Januari masih ada ruang penurunan," ujar Perry saat konferensi pers di Gedung BI, Jakarta, Kamis (15/2/2018).

 Baca juga: Gubernur BI: Suku Bunga Deposito dan Kredit Sudah Turun

Dia menyebutkan, transmisi penurunan suku bunga tersebut saat ini suku bunga kredit konsumsi sebesar 12,54%, kredit investasi sebesar 10,51%, dan kredit modal kerja 10,75%.

Perry mengatakan, BI telah mengambil langkah-langkah untuk lebih berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan guna memastikan suku bunga kredit perbankan kembali turun.

 Baca juga: Perbankan Baru Turunkan Bunga Kredit 153 Basis Poin

Melalui koordinasi itu, maka pihaknya akan mendorong perbankan menaikkan tingkat efisiensi serta mendorong bank untuk menyerap pendapatan melalui fee based income.

"Caranya tigkatkan efisiensi dan peningkatan pendapatan bank lewat fee based income. Langkah-langkah koordinasi ini mulai menghasilkan biaya operasional lain (lebih efisien), dan fee based income mulai keliatan," jelas dia.

 Baca juga: LPS Sebut Penyaluran Kredit Sulit Agresif di Awal Tahun

Dengan adanya ruang penurunan suku bunga kredit ini, maka diharapkan akan mendorong tingkat penyaluraan kredit. Adapun pertumbuhan tahunan kredit perbankan sepanjang 2017 sebesar 8,2% (year on year/yoy), atau meningkat tipis dibandingkan 2016 yang sebesar 7,8% (yoy).

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini