nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bisnis Online Selamatkan Lapangan Kerja Indonesia

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 20 Februari 2018 11:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 20 320 1861964 bisnis-online-selamatkan-lapangan-kerja-indonesia-x516IpN3rW.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penciptaan lapangan kerja mulai sulit pada bursa tenaga kerja Indonesia. Dari sisi sektor pertanian hingga perikanan jumlah penduduk bekerja berkurang 700.624 orang.

Peneliti Indef Nailul Huda mengatakan, pada era Presiden Jokowi-JK, dua sektor ekonomi justru minus penciptaan kerjanya. Di sektor pertanian, perkebunan, Kehutanan, perburuan dan perikanan, jumlah penduduk bekerja berkurang 700.624.

 Baca juga: Lapangan Kerja Kunci Berantas Kemiskinan

"Ini melanjutkan tren minus pada era Presiden SBY-Boediono. Dari sektor pertambangan dan penggalian juga kehilangan hampir 50.000 penduduk bekerja," tuturnya dalam dialog, di Kantor Indef, Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Rasio Penciptaan Kerja (RPK) di pertanian, perkebunan, kehutanan, perburuan dan perikanan serta pertambangan dan penggalian mengalami kondisi minus di tiga tahun awal pemerintah Presiden Jokowi. Artinya, pertumbuhan output sektor ini justru diikuti pengurangan jumlah penduduk bekerja.

 Baca juga: Negara dengan Perbudakan Modern, Ada di China hingga Uzbekistan

"Sedangkan di sektor industri pengolahan, meskipun RPK nya positif, namun lebih rendah dari tiga tahun awal SBY-Boediono," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Peneliti Indef Andry Satrio Nugro menambahkan, rata-rata pertambahan penduduk bekerja pada era Presiden Jokowi ditopang oleh sektor jasa perdagangan dan transportasi.

Sektor perdagangan, restoran, jasa akomodasi merupakan sektor paling tinggi kinerja penciptaan kerja, baik dilihat dari sisi tambahan penduduk bekerja maupun dari RPK. Sektor ini mampu menghasilkan penduduk bekerja sebesar 1,1 juta per tahun.

 Baca juga: Peraturan Pengadaan PNS Ditargetkan Rampung Sebelum Penetapan Formasi CPNS 2018

"Hal ini disebabkan oleh masifnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia. Bisa dibilang sektor online selamatkan lapangan kerja yang tadi sektor pertanian dan perkebunan gagal ciptakan lapangan pekerjaan," tuturnya.

Pada sektor transportasi online terbukti juga mampu menciptakan kerja era Presiden Jokowi. Hal ini terlihat dari sektor transportasi, pergudangan dan komunikasi berhasil memberikan tambahan 169.137 penduduk bekerja per tahun.

"Capaian ini lebih baik dibandingkan era Presiden SBY-Boediono yang minus hampir 300 ribu orang pada eranya," tuturnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini