Ekspor minyak mentah AS melonjak menjadi di atas dua juta barel per hari, mendekati rekor 2,1 juta pada Oktober. Itu membantu mendorong impor bersih ke tingkat terendah.
Harga minyak juga didukung dolar AS yang turun dari tertinggi delapan hari. Melemahnya dolar AS membuat minyak dan komoditas-komoditas lain berdenominasi dolar AS lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Korelasi antara pergerakan harga minyak dan dolar AS telah menguat dalam beberapa pekan terakhir, karena investor semakin menjual aset-aset lainnya untuk membeli mata uang AS dipicu ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih cepat.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.