nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BPKH Akan Temui Pengusaha Arab, Bahas Tanah Wakaf Dekat Masjidil Haram

ant, Jurnalis · Jum'at 09 Maret 2018 16:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 09 320 1870341 bpkh-akan-temui-pengusaha-arab-bahas-tanah-wakaf-dekat-masjidil-haram-LWcYMZrLsN.jpg Masjidil Haram. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam waktu dekat akan bertemu dengan sejumlah pengusaha Arab Saudi guna membicarakan rencana investasi di tanah wakaf Pemerintah Aceh di Arab Saudi.

"Kami akan bertemu dengan beberapa pihak investor di Arab Saudi untuk melakukan administrasi, yang paling dekat adalah (investasi) dengan tanah wakafnya Aceh," kata Anggota BPKH Anggito Abimanyu di Jakarta, Jumat (8/3/2018).

Pemerintah Aceh memiliki tanah wakaf di Ajyad, yang lokasinya berjarak sekitar 400 meter dari Masjidil Haram, Mekah. Tanah wakaf milik Pemerintah Aceh tersebut sudah diikrarkan dan rencananya akan diinvestasikan untuk keuntungannya bisa dimanfaatkan masyarakat Aceh yang berada di Tanah Suci. "Ikrar wakafnya sudah ada, dan sudah diinvestasikan oleh wakifnya di Arab Saudi, dan itu sedang proses negosiasi," tambah Anggito.

Rencananya, investasi terhadap tanah wakaf tersebut digunakan untuk pembangunan hotel atau usaha penyedia makanan bagi jemaah haji. Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi akan menggandeng Islamic Development Bank (IDB) dalam pengelolaan investasinya.

"Dana kita kan terekspose dengan riyal Saudi dan dolar Amerika, jadi dana kita yang ada di Arab Saudi untuk operasional haji itu ada kesempatan untuk ditempatkan di IDB guna memperoleh bagi hasil," jelasnya.

Pemerintah mengupayakan keuntungan optimal dari investasi dana tabungan haji di tanah wakaf tersebut, antara lain pengembalian biaya operasional jamaah haji maupun jamaah tunggu.

"Kalau pengurangan biaya haji itu harus dibicarakan dengan Kemenag. Tapi tugas kami adalah mendapatkan bagi hasil dari dana yang ditimbulkan oleh jamaah haji dari setoran awal," ujarnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini