nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penambahan Pasokan Listrik Diprioritaskan di NTT dan Papua

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 13 Maret 2018 20:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 13 320 1872290 penambahan-pasokan-listrik-diprioritaskan-di-ntt-dan-papua-2voLq4iIel.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah akan menambah pasokan listrik sebesar 56.024 Mw hingga tahun 2027 mendatang. Penambahan tersebut tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) periode 2018-2027.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)) Ignasius Jonan mengatakan dalam upaya penambahan tersebut pihaknya akan fokus menambah pasokan listrik di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan juga Papua. Menurutnya, kepada daerah tersebut merupakan daerah yang pasokan listriknya masih rendah.

"Di daerah yang pasokan listriknya masih rendah gimana. NTT dan Papua," ujarnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Saat ini pasokan listrik di kedua daerah tersebut masih di bawah 65%. Sehingga ditargetkan dalam dua tahun ke depan pasokan listrik di sana bisa mencapai 99%.

"(Dua daerah tersebut pasokannya) ya kira kira dibawah 65% lah. Ini kita kejar dalam dua tahun. Akhir 2019 juga didukung oleh APBN dan LTHSE bisa 99%," jelasnya.

Lebih lanjut Jonan menambahkan, nantinya penambahan listrik juga akan berjalan beriringan dengan program kelistrikan desa. Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan agar semua desa bisa mulai terjangkau oleh listrik.

"Ini juga termasuk program kelistrikan desa. Misalnya ada desa satu 1 dusun itu 5 desa. 3 tidak ada listrik 2 nya ada. Nah PLN dan Pemerintah bikin semua ada," ucapnya.

Penambahan kapasitas listrik juga akan dibarengi dengan adanya rencana pembangunan jaringan transmisi sepanjang 63.855 Kilometer Sirkit (KMS). Selain itu juga, direncanakan juga akan dibangun jaringan sepanjang 526.390 km.

"Total rencana pembangunan transmisi 63.855 km. Total rencana gardu induk 151.424 mva. Total rencana pembangunan jaringan distribusi: 526.390 kms. Total rencana pembangunan gardu distribusi: 50.216 mva," ucapnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini