nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Upayakan JBIC Bisa Danai Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 18:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 14 320 1872779 pemerintah-upayakan-jbic-bisa-danai-proyek-kereta-cepat-jakarta-surabaya-hRlavoP1m6.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA - Pemerintah tengah mencari pembiayaan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya. Yang terbaru, pemerintah tengah merayu Japan Bank for Internasioanl Coorporation (JBIC) untuk membiayai proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan saat ini pemerintah terus melakukan komunikasi intensif dengan pihak JBIC Agara bisa membiayai proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya. Sehingga, dalam mendanai proyek tersebut pembiayaannya tidak lagi seluruhnya menggunakan dana dari pemerintah.

"Iya jadi kami pengen Jakarta-Surabaya (kereta cepat) itu pendanaannya jangan lagi pemilih kepada pemerintah sehingga hutang pemerintah tidak naik," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Menurut Luhut, sejauh ini hasil pembicaraannya sudah menunjukan kearah yang positif. Sehingga saat ini pemerintah tinggal mencari skema pendanaan seperti apa yang pas untuk membiayai proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya.

"JBIC tadi menarik ada kemajuan itu tadi pak Seto sudah bicara sekarang masih dibicarakan dengan Menteri Perhubungan. Kalau jadi ini bisa jadi terobosan yang penting," jelasnya.

Sementara itu ditemui ditempat berbeda Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya terus melakukan pembicaraan dengan pihak JBIC. Dari hasil pembicaraan tersebut, dirinya mengaku jika JBIC tertarik untuk membiayai kereta cepat Jakarta-Surabaya.

"Lagi dibicarakan. Arahannya iga kesana (biaya kereta cepat Jakarta Surabaya)," ucapnya.

Namun, mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu belum bisa menentukan berapa besaran nilai yang akan dikucurkan oleh pihak JBIC. Namun dirinya menargetkan pembahasan dan kepastian pembiayaan kereta cepat Jakarta-Surabaya bisa ditentukan dalam satu hingga dua bulan kedepan.

"Belum fix saya kira namanya angkanya belum tahu ko. Targetnya kira kira kalau dia akan masuk ya satu dua bulan ini akan digunakan," jelasnya.

Sebagai informasi sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman menggelar rapat tertutup dikantornya. Turut hadir dalam rapat tersebut CEO Executive Managing Directory Japan Bank for Internasional Coorporation (JBIC) Tadashi Maeda dan Direktur Utama PT SMI Emma Sri Martini.

Ditemui usai rapat Emma mengatakan, dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai wacana kolaborasi antara pihaknya (PT SMI) dengan JBIC untuk pembiayaan Infrastruktur. Hal ini juga guna memfasilitasi pemerintah yang sedang gencar melakukan pembangunan infrastruktur.

"Tadi bahas kolaborasi dengan JBIC. Kolaborasinya mavem-macem," ucapnya.

Menurut Emma, dalam pertemuan tadi pihak JBIC menawarkan beberapa spesifikasi skema yang bisa dipakai dalam melakukan pembiayaan infrastruktur. Nantinya usulan skema tersebut akan dieksplor oleh pihaknya agar bisa menjadi skema yang benar-benar baik untuk pembiayaan infrastruktur.

"Untuk kedepannya, potensi apa dari sisi kerjasamanya, dari sisi pembiayaan, teknikal assistance, capacity building, kita belum bicara spesifik project. dia come up dengan beberapa struktur skema, kita explore.Ini baru kita mau explore lagi, kita masih belum tau," jelasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini