nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Lagi Rugi, Laba Pelita Samudera Shipping Naik 132% di 2017

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 19 Maret 2018 11:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 19 278 1874667 tak-lagi-rugi-laba-pelita-samudera-shipping-naik-132-di-2017-hLWtDXQEpq.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) mencatat peningkatan finansial  signifikan sepanjang tahun 2017. Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar USD3,92 juta di 2017 atau setara dengan Rp52,92 miliar (mengacu kurs Rp13.500). Laba perusahaan meningkat signifikan sebesar 132% jika dihitung dari kerugian di 2016 sebesar USD12,41 juta.

Laba ditopang dengan kenaikan pendapatan sebesar sebesar 42% dari pendapatan di 2016 atau sebesar USD34,59 juta menjadi USD49 juta di 2017.

Mengutip siaran pers perseroan, Senin (19/3/2018), peningkatan kinerja 2017 ini dipengaruhi oleh kenaikan volume pengangkutan dan pemindahmuatan batubara sebesar 30% dibandingkan di 2016, sejalan dengan tren peningkatan harga komoditas dimana harga batubara mulai rebounddan cenderung stabil di 2017.

Baca Juga: Pelita Samudera Raih Kontrak Rp526,5 Miliar dari Perusahaan Thailand

Volume dari jasa pengangkutan batubara kapal tunda dan tongkang (tugboat dan barge) sebesar 9,84 juta metrik ton atau naik sebesar 51% dari 2016, volume dari jasa pemindahmuatan batubara fasilitas muatan apung (Floating Loading Facility) sebesar 20,37 juta metrik ton mengalami kenaikan sebesar 22% dari 2016.

Upaya peningkatan kinerja operasi dan efisiensi secara berkelanjutan termasuk monitor yang ketat pada pemakaian bahan bakar dan minyak diesel, biaya teknis kapal serta perbaikan dan pemeliharaan kapal berhasil menurunkan beban pokok pendapatan sebesar 6.5% dari 2016.

 Baca Juga: Pelayaran Perdana di Bursa, Saham PSSI Ditutup Naik 11,11% Jadi Rp150

Dengan meningkatnya permintaan jasa pengangkutan batubara yang cukup tinggi, Perseroan terus melakukan ekspansi dengan menambah armada kapal-kapal untuk dapat mengurangi biaya sewa kapal. Pembelian 5 set kapal tunda dan tongkang di pertengahan 2017 serta pembelian 4 unit kapal tunda dan 3 unit tongkang di akhir 2017 yang sebagian besar telah beroperasi di kuartal 4 di 2017. Armada kapal-kapal baru ini akan beroperasi penuh di 2018.

Perseroan juga mencatatkan kenaikan jumlah aset sebesar 18% atau USD101,81 juta di 2017 dari USD86,37 juta di 2016.

Target volume pengangkutan dan pemindahmuatan batubara di tahun 2018 ditargetkan meningkat sekitar 10% dari volume di tahun 2017 yang mencapai 30 juta metrik ton.

Pembelian kapal Mother Vessel pertama Perseroan dengan kapasitas 31.005 metrik ton yang diserahterimakan akhir Februari 2018 juga akan menambah volume yang ditargetkan. Tingkat utilisasi kapal diatas 90% di sepanjang 2017, disiplin dalam pengontrolan biaya dan fokus Perseroan untuk selalu antisipasi fluktuasi pasar komoditas akan terus menjadi strategi bisnis yang baik bagi Perseroan.


(ulf)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini