Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sambut Puasa, Bagaimana Stok Pangan di Jakarta?

Feby Novalius , Jurnalis-Selasa, 20 Maret 2018 |12:02 WIB
Sambut Puasa, Bagaimana Stok Pangan di Jakarta?
Ilustrasi: Foto Okezone
A
A
A

JAKARTA - PT Food Station Tjipinang Jaya mulai mempersiapkan stok kebutuhan pangan menjelang puasa dan Lebaran 2018. Hal tersebut sebagai antisipasi kebiasaan harga yang naik menjelang hari raya tersebut.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor pangan ini mencatat stok kebutuhan pangan yang sudah disiapkan sejak dini di antaranya beras, minyak goreng, telur, tepung, gula dan bawang putih.

"Kita sudah siapin semua produk basic. Beras sudah, minyak, telur sudah. Kemudian tepung, gula, bawang putih sudah, kita siapin juga susu 400.000 pax per bulan, habis ini disiapin 1 juta karton," tutur Direktur Utama Food Station Arief Prasetyo di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Selasa (20/3/2018).

 Baca Juga:

Sektor Pangan Masih Dibayangi Ketimpangan, Kok Bisa?

Jokowi: Harga Beras hingga Daging Harus Turun Sebelum Puasa

Untuk komoditas utama seperti beras, Arief mengatakan, stok aman di atas 20.000 ton sudah ada. Bahkan sampai posisi hari ini sudah di atas 37.000 ton. Kemudian, telur juga stok sudah dipesan dari Blitar.

"Saya sudah ke Blitar ketemu peternak dan bupati di sana. Kita pastikan program ini link, jadi ketemu pembeli sama penjual langsung," ujarnya.

 Baca Juga: Antisipasi Pangan Jelang Puasa, Mendag hingga Menperin Kumpul di Kantor Menko Darmin

Untuk minyak goreng stok saat ini 7.000 pax. Meski jumlah tersebut aman, ke depan akan ditambah stok untuk puasa dan Lebaran.

"Jadi sebulan sebelum Lebaran harga naik, sekarang kita siapkan stoknya. Bawang putih juga sama HET Rp35.000-Rp38.000, kita jual Rp25.000, kita stok nya ada. Kalau cabai merah, keriting dan lainnya itu Pasar Jaya yang siapkan. Kita juga siapkan kurma," tuturnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement