Apa Itu Industri 4.0? Ini Penjelasan Presiden Jokowi

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 04 April 2018 10:52 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 04 320 1881871 apa-itu-industri-4-0-ini-penjelasan-presiden-jokowi-LxT0U1pAQm.jpg Peluncuran Road Map 4.0 (Foto: Feby Novalius/Okezone)

JAKARTA - Pemerintah meluncurkan Roadmap Implementasi Industri 4.0 yang telah dibuat oleh Kementerian Perindustrian dengan nama Making Indonesia 4.0. Program ini sebagai antisipasi kecepatan perubahan industri sekarang ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggambarkan revolusi industri 4.0 terdiri dari kombinasi komputasi awan atau cloud computing dengan mobile internet di mana ratusan juta smartphone berkomunikasi dengan menggunakan platform-platform.

 Baca juga: Revolusi Industri 4.0 Dinilai Jadi Ancaman, Presiden Jokowi: Semua Tergantung Kita

"Dan sekarang ini sudah mulai terjadi dengan ratusan juta smartphone setiap hari menyumbang data ke platform seperti Google, Facebook Amazon, Alibaba. Terjadilah fenomena yang kita namakan big data," ujarnya dalam peluncuran Making Indonesia 4.0, di JCC, Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Kemudian, lanjut Kepala Negara, industri 4.0 adalah artifisial intelijen, mesin cerdas, software-software baru yang bisa mencermati korelasi di dalam big data tadi. Bisa mencermati pola-pola statistik di dalam big data dan ini yang harus kita mengerti.

 Baca juga: Di Hadapan Presiden Jokowi, Menperin Jelaskan soal Revolusi Indusri 4.0

"Yang namanya internet of thing atau iot di mana bukan hanya smartphone yang connect ke internet tetapi benda-benda di sekeliling kita pun semakin banyak yang terkoneksi ke internet. Teknologi-teknologi ini cloud computing mobile internet dan mesin cerdas," tuturnya.

Penggabungan semuanya menjadikan generasi industru baru robotik seperti pesawat drone, autonomous vehicle atau kendaraan otonom yang bisa mengendarai diri sendiri tanpa dikendarai manusia.

 Baca juga: Menko Darmin Bentuk Komite Khusus Kawal Revolusi Industri 4.0

Pada sektor manufaktur, gabungan teknologi-teknologi ini juga mampu mewujudkan antara lain 3D printing. Ini sebuah video yang menunjukkan sudah ada robot bidang konstruksi yang bisa mencetak sebuah rumah.

"Tinggal hanya dalam waktu 24 jam. Bayangkan menggunakan teknologi 3D printing dengan biaya hanya kurang lebih sepertiga ongkos konstruksi yang tradisional yang lama. Kita bisa bayangkan akan terjadi revolusi seperti apa nantinya," tuturnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini