"Kita lihat keseimbangan beliau, apa driver bisa jaga keseimbang dengan baik dan stabil. Itu juga kita tes dengan adanya penumpang," jelasnya di Gor Bendungan Hilir (Benhil), lokasi pendaftaran mitra Grab di Jakarta, Jumat (6/4/2018).
Bila dalam dua kali percobaan tak berhasil, pengemudi dipastikan tak lolos untuk menjadi mitra Grab. "Memang ada kemungkinan gagal. Kebanyakan gagal dirintangan angka 8 sama zigzag, kakinya kebanyakan turun. Yang gagal ga bisa lanjut ke proses selanjutnya (pelatihan aplikasi) harus ulang lagi prosesnya dari awal," tambahnya.
Menurut Elang, hal ini untuk memastikan perusahaan tranportasi online itu memiliki mitra yang memang mampu berkendara baik. Oleh sebab itu, motor pengemudi pun dipatok berusia paling tua sembilan tahun.
"Jadi kita juga cek kendaraannya, terutama bagian lampu dan ban. Motornya maksimal 9 tahun, jadi di bawah 2009 kita tidak bisa," ujarnya.
Baca Juga : KPPU Minta Grab Lapor Aset Gabungan dan Tujuan Akuisisi Uber