JAKARTA - Kereta Mass Rapid Transit (MRT) fase I direncanakan dapat beroperasi pada Maret 2019. Adapun hingga saat ini progres pengerjaan sudah mencapai 92%.
Selain itu, MRT saat ini juga tengah melakukan kajian untuk tarif yang akan diberlakukan dengan memperkirakan jumlah penumpang per harinya. Setelah kajian selesai maka akan diserahkan kepada Pemerintah untuk menentukan subsidi untuk tarif MRT ini.
Kemudian, MRT juga akan mempersiapkan bentuk tiketnya dengan mengeluarkan kartu sendiri. Juga akan dilakukan kerjasama dengan perbankan agar bisa terintegrasi dengan menggunakan e-money atau uang elektronik yang dikeluarkan.
"Untuk ticketing proses kita sedang proses juga. Itu bagian dari integrasi. Kita punya sendiri tapi akan diintegrasikan dengan semuanya (e-money bank). Ada proses mengintegrasikan maka kita ikut juga," ungkap Direktur Utama MRT William Sabandar di Lebak Bulus, Kamis (12/4/2018).
Baca Juga: Ada Masinis MRT Wanita Berusia 21 Tahun, Gubernur DKI pun Selfie Bersama
Menurutnya, kartu tersebut akan dikeluarkan sendiri oleh pihaknya. Jadi MRT akan punya kartu sendiri. Namun, nantinya juga direncanakan untuk menggunakan teknologi.
"Iya ada kartu. Pakai kartu tapi kita sedang siapkan pakai digital system dari handphone," jelasnya.