Image

IPO, Distributor Kloset Toto Tawarkan Rp1.160-Rp1.520/Saham

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 16 April 2018 15:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 16 278 1887273 ipo-distributor-kloset-toto-tawarkan-rp1-160-rp1-520-saham-LVQ34wx2J1.jpg Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: ANT)

JAKARTA - Distributor produk saniter dan fitting dengan merek TOTO, PT Surya Pertiwi Tbk, akan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya 700 juta saham baru atau sekitar 26% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Mengutip keterangan tertulis perseroan, perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan saniter dan fitting, serta memproduksi barang saniter dan pengelolaan gedung melalui perusahaan anak menargetkan dapat melakukan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Mei 2018.

Presiden Direktur Surya Pertiwi Tjahjono Alim mengatakan, untuk memaksimalkan perolehan dana dari IPO ini, maka perseroan akan menawarkan sahamnya hingga ke luar negeri. Adapun rencana penggunaan dana IPO adalah untuk belanja modal, pembayaran utang, dan modal kerja.

"IPO ini bertujuan untuk memperbaiki struktur modal melalui pelunasan utang dan ekspansi bisnis," kata dia dikutip di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Dalam IPO ini perseroan mmenawarkan harga saham pada kisaran Rp1.160 - Rp1.520 per saham. Perseroan telah menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia selaku penjamin pelaksana emisi efek.

Hingga saat ini, perseroan merupakan distributor eksklusif di Indonesia untuk produk saniter dan fitting dengan merek TOTO. Lebih dari 90% produk penjualan Perseroan adalah merek TOTO, sedangkan sisanya, merupakan produk dari produsen lain terutama merek Eropa.

Perseroan melalui Perusahaan Anak, juga memproduksi barang saniter di pabrik Surabaya dengan kapasitas produksi sekitar 500.000 unit per tahun. Per tanggal 31 Desember 2017, Perseroan memiliki 11 distributor tunggal yang mencakup 14 kota besar dan sekitarnya di luar Jabodetabek dan Surabaya, serta lebih dari 100 dealer di Jabodetabek dan Surabaya.

Dari sisi kinerja keuangan, untuk periode 12 bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, penjualan Perseroan mencapai Rp2.141 miliar, dengan porsi 89.5% penjualan barang lokal, dan 10,5% penjualan barang impor.

Sedangkan untuk periode 12 bulan yang yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016, penjualan mencapai Rp2.071 miliar, dengan porsi 90,9% barang lokal, dan 9,1% penjualan barang impor.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini