Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hong Kong Minati Investasi Tol Laut Indonesia

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Rabu, 25 April 2018 |18:33 WIB
Hong Kong Minati Investasi Tol Laut Indonesia
Foto: Antara
A
A
A

JAKARTA -  Gencarnya pembangunan infrastruktur di Indonesia ternyata membuat China dan Hong Kong tertarik untuk mejajaki investasi. Salah satunya pembangunan infrastruktur tol laut yang menjadi bagian dari program srategis pemerintah.  

Chairman Chinese Chamber of Commerce, Hong Kong (CGCC) Jonathan Choi menyatakan Hong Kong merupakan negara konektor dalam bidang financial dan penyedia jasa. Oleh sebab itu, dia menilai Hong Kong sanggup menjadi investor dalam pendanaan infrastruktur termasuk tol laut. 

“Saya melihat adanya pembangunan tol laut untuk menghubungkan berbagai tempat di Indonesia. Apa yang paling penting? Pembiayaan misalnya. Hong Kong bisa mendukung secara finansial dan menyediakan jasa profesional,” ujar Jonathan dalam seminar yang digelar Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (25/4/2018). 

Diduga Lakukan Ilegal Fishing, 4 Kapal Nelayan Berisi ABK Vietnam Diamankan Polair di Pelabuhan Batu Ampar Batam

Menurutnya, Hong Kong memegang peranan penting dalam perekonomian dunia. Hal ini terlihat dari proyek China yang banyak dikerjakan oleh Hong Kong. "Hong Kong sangat kuat dalam hal riset," imbuhnya.

Baca Juga : 15 Trayek Tol Laut Mulai Beroperasi April, Ini Daftar Lengkapnya

Bahkan, kata  Jonathan,  Hongkong merupakan jalur penting bagi China karena dapat memenuhi berbagai kebutuhan.

“Apapun yang dibutuhkan China, Hongkong bisa menyediakannya. Secara finansial dan dari sisi profesional Hongkong bisa membantu,” katanya. 

Sementara itu,  Chairman HKTDC Vincent HS Lo membenarkan pernyataan Jonathan. Hong Kong diakuinya dapat membantu pembangunan infrastruktur Indonesia dari segi pendanaan.

Melihat Lebih Dekat Aktivitas Masyarakat Asmat di Pelabuhan Agats

“Kalau lihat infrastruktur di Indonesia, sangat mahal dan payback-nya butuh waktu lama. Kita harus menjadikannya bankable. Apa yang diberikan atau disediakan oleh pemerintah, insentif pajak ataukah garansi, menurut saya kami bisa membantunya," jelasnya. 

Baca Juga : Mendag: Tol Laut dan Digitalisasi Jadi Solusi Penurunan Harga di Daerah Timur

Untuk diketahui, berdasarkan data HKTDC, Indonesia adalah pasar ekspor terbesar ke-22 bagi Hong Kong, dengan totaI niIai ekspor mencapai USD2,9 miIiar, naik 7,2% year-on-year. 

Komoditas ekspor utama antara Iain peralatan dan sparepart telekomunikasi (35,7%), kain berbahan rajutan (5,9%) dan komputer (4,5%). Di periode yang sama, impor Hong Kong dari Indonesia tumbuh 8,8 persen menjadi USD 2,5 miIiar. Komoditas impor utama termasuk batu bara, non agIomerasi (23,4%), perhiasan (14,5%), dan makanan oIahan (9,1%).

(feb)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement